Ular Belum Ditemukan, Warga Waswas

Mancing, Warga Temukan Ular Sanca
Illustrasi : Warga memperlihatkan ular sanca kembang yang ditemukannya di Kampung Kaliulu, Desa Karangraharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (18/2). Sebanyak tiga ular sanca ditemukan saat banjir melanda kampung itu.

RADARBEKASI.ID, MUSTIKAJAYA- Warga Perumahan Bumi Rinjani, Taman Bumyagara, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi dihebohkan dengan kemunculan ular besar. Menurut warga ular tersebut seukuran paha orang dewasa.

Warga melihat ular tersebut masuk ke dalam gorong-gorong atau saluran air dekat permukiman. Melihat itu, warga langsung menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Bekasi untuk melakukan proses evakuasi.


Warga sekitar, Hermansyah (60) mengatakan, beberapa tahun belakangan ini warga sering melihat ular tersebut kerap muncul di lingkungannya.

“Saya juga belum tahu ular besar tersebut berjenis apa. Sanca atau piton, karena ada warga yang bilang sanca ada yang bilang piton,” kata Hermansyah kepada Radar Bekasi Rabu (13/10).


Ia memastikan bahwa ular tersebut kerap muncul di saluran dekat kediamannya. “Selain saya, warga lain dan istri saya juga melihat. Bahwa ularnya besar, sebesar paha orang dewasa,” ucapnya.

Warga juga curiga bahwa di bawah rumahnya ada gorong-gorong. Sehingga ular itu bersarang di bawah rumahnya. Kemarin, aluran terpaksa dibongkar untuk mencari keberadaan ular tersebut.

“Ular memang selalu hilang di bawah rumah saya. Karena ada gorong-gorong. Sekarang kita sedang bongkar saluran air di depan rumah saya. Untuk mencari keberadaan ular tersebut,” jelasnya.

 Namun hingga kemarin ular belum berhasil ditangkap. Kondisi itu membuat warga waswas.”Kita juga berharap ular bisa ditangkap. Agar warga tidak khawatir saat hujan dan banjir datang,” ungkapnya.

Terpisah, Rahmat, Danru Rescue Damkar Kota Bekasi mengaku mendapat laporan bahwa di lokasi Perumahan Bumi Rinjani Bumyagara ada ular sanca berukuran besar. Pihaknya langsung menuju lokasi untuk proses evakuasi.

 “Memang benar ada ularnya. Tapi kondisinya ularnya di dalam jadi harus di pancing keluar,” katanya.

 Kendalanya pun, ia menjelaskan, karena ada gorong-gorong sehingga ular bisa lari kemana saja. Tetapi pihaknya akan mengupayakan menangkap ular tersebut agar tidak membahayakan warga.

 Ularnya pun menurutnya sepanjang 6 meter dan sebesar paha orang dewasa. Selanjutnya, pihaknya akan menjebak umpan telur.”Kita akan jaga ya hingga ular ini tertangkap,” tutupnya. (pay)