Metropolis

Jamin Masa Depan Anak Korban Covid-19

RADARBEKASI.ID, BEKASI TIMUR- Anak korban Covid-19 yang kehilangan orang tua akibat Pandemi ini bakal menerima bantuan. Pemkot Bekasi sudah mendata sebanyak 911 yatim dan piatu yang ditargetkan menerima bantuan.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro menginginkan bantuan bisa tepat sasaran dan ada jaminan masa depan bagi mereka. “Tentunya ini perlu di analisa kembali. Kita harapkan Dinsos menjadi institusi negara, yang hadir memastikan jangan sampai akibat Covid-19 anak miskin menjadi lemah, karena mereka tidak ada jaminan masa depan,” kata Chairoman kepada Radar Bekasi, Senin (25/10).

Lanjut dia, hadirnya Pemerintah Kota Bekasi bisa membuat anggaran yang memungkinkan mencakup beasiswa bagi akses pendidikan mereka. Sampai kemudian mereka bisa mendapat kepastian.”Apakah panti asuhan atau sebagiannya, nah momentum ini tentunya bukan sekadar perhatian kita terhadap anak yatim yang ditinggal karena Covid-19,” imbuhnya.

Diakuinya perlu kolaborasi dengan Kemenag maupun disdik supaya anak yatim di Kota Bekasi benar-benar dapat perhatian. ” Harus ada kolaborasi lagi dengan Kemenag maupun dengan Disdik. Sehingga anak yatim di Kota Bekasi benar-benar dapat perhatian karena dia (anak yatim) secara konstitusi dilindungi oleh negara. Pastikan kepedulian kita tidak sekedar peduli tetapi juga dukungan konkrit berupa anggaran dan beasiswa serta bantuan kepada lembaga yang mengelola anak yatim,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial pada Dinsos Kota Bekasi, Efih Hanafi mengaku, anak yatim yang telah terdata di Dinsos Kota Bekasi karena Covid-19 itu mencapai 911 anak. Hanya saja dalam bantuan dari Kemensos dan Gubernur itu ada keriteria, ada pengecekan secara langsung hingga ke kediaman penerima bantuan.

“Data yang telah diverifikasi oleh Kemensos ada 526 masuk kriterianya.  Tapi kita belum tahu realisasinya berapa yang akan ditetapkan oleh Kemensos yang dapat bantuan. Nantinya akan dikirim ke kita,” ujarnya.

Ia pun memastikan, bantuan yang akan di salurkan benar-benar untuk anak yang tidak mampu dan sesuai kriteria. “Syukur-syukur anak yatim di Kota Bekasi dapat semua. Karena belum ada penetapan penerimanya,” imbuhnya.

Efih juga menyampaikan, bantuan dari Gubernur, Kota Bekasi mendapatkan kuota 221 anak untuk tahap pertama. Bantuan berbentuk apa ia juga belum mengetahuinya karena baru diminta datanya saja. ”Pastinya akan ada penetapan dari Setda Jabar. Nanti akan di kumpulan data anak yatim se Jabar jika sudah ditetapkan akan di infokan lagi ke kita dan kita sedang menunggu,” tukasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button