Cikarang

Tujuh Kampung di Muaragembong Disapu Banjir Rob

RADARBEKASI.ID, MUARAGEMBONG – Sebanyak tujuh kampung di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, disapu banjir rob dengan ketinggian air mencapai setengah badan rumah.

Tujuh kampung yang dilanda banjir rob tersebut, diantaranya, Kampung Beting, Gobah, Muaramati, Muarapecah, Blukbuk, Gobah, dan Muarabendera.

Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi mengatakan, banjir rob yang melanda wilayahnya ini, sudah terjadi sejak tanggal 29 Oktober 2021, dan masih berlanjut sampai sekarang. Menurutnya, pemukiman yang terendam banjir rob, rata-rata berada di pesisir laut, dengan ketinggian air bervariatif.

“Untuk ketinggian air rob bervariatif, tapi di pemukiman mencapai setengah badah rumah, kalau di jalan paling tinggi 40 cm. Ada tujuh perkampungan yang berada di pesisir laut dilanda banjir rob,” ujar Qurtubi kepada Radar Bekasi, Senin (8/11).

Lanjutnya, banjir rob hampir setiap bulan terjadi, tergantung gaya gravitasi bulannya. Kemudian, ketinggian banjir robnya cenderung tidak sama. Dimana, paling parah terjadi di bulan Juni 2020-2021, dengan ketinggian air mencapai satu meter. “Banjir rob ini hampir terjadi setiap bulan,” ucapnya.

Meski demikian, banjir rob masih cenderung aman, karena arusnya tidak begitu besar. Ia menjelaskan, ketika musim penghujan, banjir rob datangnya pagi, lalu pada saat pukul 12:00 WIB, air kembali surut. Berbeda dengan musim kemarau, banjir rob naik pada saat sore, dan malam harinya surut.

Walaupun begitu, Qurtubi mengaku, dengan adanya banjir rob ini, sangat merugikan masyarakat. Terutama, para penambak di wilayahnya. Karena, semua pertambakan habis tersapu air. Oleh karena itu, dirinya berharap, agar persoalan banjir rob di wilayahnya bisa ditangani segera. (pra)

Related Articles

Back to top button