Berita Bekasi Nomor Satu

Minta Pemprov Perhatikan Banjir Luapan Kali Cakung

Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary.
Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary

JATIASIH-Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary punya perhatian khusus terhadap sejumlah perumahan rawan banjir di wilayah Jatiasih. Menurutnya penanganan banjir tidak melulu harus mengandalkan bantuan Pemkot Bekasi. Tapi dapat juga melibatkan Pemprov Jawa Barat.

Salah satunya seperti yang terjadi di Perumahan Bumi Nasio Indah. Saat banjir mengepung, komplek tersebut mendapat perhatian Pemprov Jabar dan dikunjungi langsung Wagub Jabar.

“Kami mencoba meminta Pemprov Jawa Barat memberikan perhatian terhadap banjir yang kerap terjadi akibat luapan Kali Cakung di Jatiasih,” ujar Latu.

“Ada bantuan sekitar Rp 4,7 triliun, tapi itu untuk normalisasi Kali Bekasi,” kata dewan Fraksi PKS Dapil Jatiasih, Rabu (10/11/2021).

Sementara itu, kata Latu, untuk banjir yang disebabkan Kali Cakung, berdasarkan laporan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, sedang direncanakan dinormalisasi. “Tapi, belum jelas waktunya,” cetusnya.

Sebab, menurut Latu, kapasitas Kali Cakung sekarang ini tidak sebanding dengan debit air ketika hujan lokal maupun kiriman dari hulu. Walhasil, permukiman di bantaran sungai tersebut kerap banjir. Misalnya Komplek Bumi Nasio, Graha Indah sampai dengan Dosen IKIP.

Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary (kiri) di lokasi banjir perumahan Bumi Nasio Indah, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulilah Pak Wagub beberapa hari lalu hadir, memantau penanganan banjir di Komplek Bumi Nasio Indah,” katanya.

Dengan hadirnya Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, banjir yang kerap melanda permukiman di bantaran Kali Cakung mendapatkan perhatian dari Pemprov Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat.

“Butuh perhatian dari pemprov, kalau semua dana dari Kota Bekasi pasti kewalahan,” ucap pria yang akrab disapa Bang Jampang ini. (zar/fiz/adv)