RADARBEKASI.ID, BEKASI — Seorang penyapu jalan ditabrak sepeda motor di Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Usai kejadian, penabrak sempat menghampiri korban sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi.
Korban diketahui bernama Amah Fatwati (50), pekerja harian lepas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi. Ia mengalami cedera, termasuk patah tulang pada kaki kanan.
Pengawas Lapangan UPTD Wilayah 5 DLH Kabupaten Bekasi, Sefria Abdi Rahmawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 08.00 WIB saat korban tengah menyapu jalan seperti biasa. Tiba-tiba, sepeda motor datang dari arah belakang dan menyerempet korban hingga terjatuh ke dalam galian got.
“Korban sedang menyapu di jalur Tegal Danas mengarah ke area Pemda. Tiba-tiba dari arah yang sama muncul sepeda motor yang menyerempet korban hingga terjatuh ke dalam galian got,” kata Sefria, Rabu (6/5).
Dari rekaman kamera pengawas, pelaku sempat menghentikan kendaraan dan menghampiri korban. Namun tak lama kemudian, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
“Pelaku hanya mengecek sebentar, kemudian malah membuang sandal korban dan langsung melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi terluka,” tambahnya.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami cedera serius, termasuk patah tulang pada kaki kanan. Sefria menyebut korban juga sempat beberapa kali tidak sadarkan diri sebelum warga datang memberikan pertolongan.
“Warga yang menolong menyebut korban beberapa kali tidak sadarkan diri,” kata Sefria.
Setelah tergeletak sekitar setengah jam, warga kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat sebelum dirujuk ke RS Annisa, Cikarang Utara. Korban dijadwalkan menjalani operasi dalam waktu dekat.
“Saat ini korban dirawat di rumah sakit dan direncanakan menjalani operasi pada Kamis,” tuturnya.
Pihak keluarga bersama perangkat desa telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Ia menyebut, kendaraan pelaku diduga jenis Honda ADV, namun pelat nomor tak diketahui.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum agar memberikan efek jera,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini.
“Kami selidiki dulu, kita akan cek ke lokasi kejadian dulu,” pungkasnya. (ris)











