Kemenag Layani Akad Nikah di MPP

SAKSI NIKAH: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, menyaksikan akad nikah warga, di MPP Lotte Mart, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/11). AND/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi,  membuka pelayanan akad nikah di Mal Pelayanan Publik (MPP), di Lotte Mart, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/11).

Sebagai pengantin yang menjalani hari sakral, Nabila Septiani (19), tidak pernah menyangka, pernikahannya dengan sang suami, diselenggarakan di tempat yang tidak biasa. Bukan di Masjid, gedung pertemuan, taman atau pun pantai, melainkan di pusat perbelanjaan.


Ya, Nabila dengan sang suami Akhmad Fauzi (23), masih tak percaya pernikahan yang dia daftarkan bulan lalu itu, dilaksanakan di sebuah mal, tepatnya di MPP Kabupaten Bekasi. Tambah tidak percaya lagi, karena ijab kabul itu dilaksanakan bertepatan dengan peresmian MPP tersebut.

Kendati ada rasa malu, karena disaksikan oleh banyak orang yang tidak mereka kenal, tapi sepasang pengantin ini senang, karena yang menjadi saksi pernikahan mereka, adalah dua pejabat penting, yakni Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Pelaksana tugas (Plt) Bupati, Akhmad Marjuki.


“Tadi katanya mau Menteri RB, Pak Tjahjo Kumolo yang datang, tapi mungkin karena ada agenda lain. Namun tetap senang ada pak gubernur sama bupati. Nggak nyangka aja gitu,” tutur  Nabila.

Seperti pernikahan pada umumnya, Nabila dan Akhmad, mengenakan busana pengantin berupa kebaya, serta beskap khas Sunda bernuansa putih. Mereka duduk bersanding di atas kursi pengantin, dengan menghadap ke penghulu serta wali nikah.

Kendati ruang ijab kabul itu hanya berukuran sekitar 2,5 meter persegi, akan tetapi tampak cantik dengan dekorasi layaknya pelaminan.

Duduk di sisi kanan dan kiri pengantin, Ridwan Kamil dan Akhmad Marjuki, yang terlihat serius memperhatikan jalannya setiap prosesi.

Suasana menjadi riuh dan penuh suka cita, saat mempelai laki-laki sukses mengucapkan kalimat qabul. Fauzi pun sukses meminang Nabila, dengan mas kawin, berupa cincin emas seberat dua gram.

“Tadinya mau di rumah saja, cuma ditawarin di sini, karena kebetulan ada gubernur, bupati. Ya kami senang,” ucap Fauzi yang langsung mendapat salam tempel dari para pejabat.

Dua sejoli juga menerima voucher menginap selama dua malam, disalah satu hotel bintang empat di Kabupaten Bekasi.

Selepas ijab kabul, rombongan pengantin pulang menuju kediaman Nabila, untuk melanjutkan resepsi. “Iya resepsinya di rumah, ini juga sudah ditelepon sama keluarga,” bebernya.

Pernikahan merupakan salah satu layanan dari Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, yang dibuka di MPP. Selain itu, ada juga pelayanan pendaftaran haji dan umrah, serta konsultasi keagamaan lainnya.

“Jadi, kalau mau menikah di MPP ini, silahkan. Daftarnya bisa di KUA masing-masing, nanti akadnya di sini. Kemudian, karena ini masuknya kantor, jadi pernikahannya gratis. Kalau mau daftar haji atau umrah, sama pelayanan lainnya, bisa di sini,” tutur Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, Sopian.

Sekadar diketahui, MPP merupakan layanan yang dibuka pemerintah daerah untuk melayani berbagai pengurusan. Di Kabupaten Bekasi, MPP diresmikan langsung oleh Menpan RB, Tjahjo Kumolo, didampingi Gubernur Ridwan Kamil dan Plt Bupati Akhmad Marjuki.

Total ada 18 instansi yang membuka pelayanan di MPP Kabupaten Bekasi ini, mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPJS Kesehatan, BP Jamsostek, Bank BJB hingga Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengingatkan bahwa MPP bukan hanya sebatas gedung pelayanan, namun juga fasilitas pelayanan yang memudahkan masyarakat. Dengan pelayanan terpadu itu, masyarakat diberi kemudahan dalam berbagai pengurusan, mulai dari kependudukan hingga investasi.

“Investasi itu penting, karena pertumbuhan ekonomi terhambat oleh lambatnya proses perizinan. Jadi, keberadaan MPP ini harus mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sedangkan Ridwan Kamil mengatakan, Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan penyumbang investasi terbesar di Jawa Barat. Maka dari itu, dia berharap, dengan adanya MPP itu investasi semakin dimudahkan. Kemudian masyarakat pun diberikan pelayanan yang prima.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan pun berpesan kepada kedua mempelai yang baru menikah, Fauzi dan Nabila, agar selalu rukun.

“Saya juga berpesan, agar segera berbulan madu, dan segera membuat anak,” ujar Ridwan sambil tersenyum. (and)