UNKRIS Dukung Pembangunan di Kota Bekasi

Rektor UNKRIS Ayub Muktiono

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rektor Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Ayub Muktiono menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Rapat yang dihadiri pada Jumat, (24/12) ini, membahas dua agenda penting yakni rancangan Peraturan Daerah (Perda) retribusi persetujuan bangunan gedung dan rancangan Perda retribusi tenaga asing.


Dengan kehadiran Rektor UNKRIS dalam rapat paripurna DPRD Kota Bekasi kali ini menjadi bagian dari dukungan UNKRIS terhadap pembangunan yang ada di Kota Bekasi.

“Dalam konsep pembangunan kita mengenal adanya pentahelix, menyatukan lima unsur menjadi satu kekuatan, meliputi pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha dan media,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Jumat (24/12).


Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam pembangunan wilayah sangat penting dan strategis. Karena akademisi memiliki kekuatan pengetahuan (knowledge power) untuk menjadikan proses pembangunan kota atau wilayah menjadi lebih baik.

“Kaum akademisi dapat menghadirkan ilmu pengetahuan dan inovasinya sehingga proses pembangunan bisa dilakukan lebih efektif, efisien dan bermanfaat,” tuturnya.

UNKRIS sebagai unsur akademisi, kata Rektor, telah memberikan banyak masukan kepada Pemerintah Kota Bekasi dalam hal pembangunan kota, terutama penyusunan rancangan Perda retribusi persetujuan pembangunan gedung di mana UNKRIS menerjunkan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik.

“Hari ini rancangan Perda tersebut masuk dalam tahapan rapat paripurna untuk bisa disahkan menjadi Perda dan kami ikut mengawalnya,” ucapnya.

Selain itu, UNKRIS juga terlibat dalam berbagai pembahasan khususnya menyangkut persetujuan pembangunan gedung. Pembangunan gedung harus memperhatikan standar, posisi dan estetika serta dampaknya bagi lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, juga perlu memperhatikan aspek pendapatan agar setiap pembangunan gedung berkontribusi terhadap APBD Kota Bekasi. “Retribusi perizinan mendirikan bangunan menjadi salah satu sumber APBD yang dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan Kota Bekasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada UNKRIS yang sudah memberikan banyak masukan untuk pembangunan Kota Bekasi.

“”Kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan kota Bekasi sangat baik, khususnya bagi Universitas Krisnadwipayana ini. Kami sangat mengapresiasi karena sudah memberikan banyak masukan untuk pembangunan Kota Bekasi,” ucapnya.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro tersebut, mencatat sejumlah masukan antara lain bahwa penyusunan Raperda harus ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Selain itu disepakati bahwa pembangunan akan dilanjutkan dan peran pesantren akan lebih dioptimalkan untuk program pembangunan tahun 2022-2023.

Pemkot Bekasi perlu melakukan konsolidasi daya beli dan ekonomi masyarakat, perlunya pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat, dan perlunya dibangun sistem perencanaan dengan melibatkan masyarakat mulai dari tingkat kelurahan. (dew/pms)