Metropolis

Pemudik Diminta Jalani Tes Covid-19

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN- Warga yang bepergian keluar kota saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) diminta untuk melakukan tes Covid-19 apabila sudah tiba di Kota Bekasi. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 serta sebagai proses tracing.

“Saya harap kepada warga masyarakat yang telah melakukan mudik pada libur natal dan tahun baru agar mereka sejatinya melakukan testing dan tracing secara inisiatif. Kalau sakit dari luar Kota,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada awak media saat berada di Stadion Patriot Candrabhaga Jalan A Yani Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, Selasa (28/12).

Ia pun mengakui, bahwa sebanyak 5.035 warga Kota Bekasi tercatat melakukan pemberangkatan mudik dengan menggunakan kendaraan bus dari Terminal Bekasi saat menjelang perayaan Hari Raya Natal.

“Kita berharap saat warga ini pulang ke Kota Bekasi, warga bisa menghubungi pusat pelayanan kesehatan untuk melakukan antigen maupun PCR di Puskesmas dan pelayanan kesehatan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi,” ucapnya.

Menyusul adanya pembatalan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III oleh Pemerintah Pusat, maka dari itu, Pemkot Bekasi kini hanya sebatas memberikan himbauan agar warga masyarakat mengurungkan niat untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota selama perayaan libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Nah sekarang saya menyerukan kepada warga untuk tidak traveling ke luar Kota Bekasi. Menyeru ya, kita meminta,” ujarnya.

Selain itu, adapun untuk faktor pendukung agar imbauan tersebut berjalan baik, Pemkot Bekasi juga telah menyiapkan berupa fasilitas kepada warga Kota Bekasi.

Fasilitas yang disiapkan adalah sejumlah pelayanan kesehatan termasuk tes Covid-19 di Puskesmas, Posko Stadion Patriot gate 12 atau RSUD tipe D dan RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.

“Maka kita segera melakukan tes Covid-19 di fasilitas kesehatan. Kalau merasa ada yang aneh (sakit) terus hubungi faskes kita di puskesmas atau di pokso Stadion Patriot gate 12 atau di RSUD tipe D atau RSUD Kota Bekasi kita sediakan,” imbuhnya.

Akan tetapi, apabila ada warga yang setelah melakukan perjalanan mudik, tetapi kondisi kesehatannya dalam kondisi yang baik baik saja atau tidak mengalami masalah, dirinya juga tidak mempermasalahkan.

Sebab, Tes Covid-19 hanya diperuntukkan bagi mereka yang merasa sakit setelah mudik. “Sepanjang dia sehat tidak masalah tapi kalau sakit dia wajib, toh sekarang kalau door to door jarak kelurahan berapa sih jaraknya. Kecuali jarak desa di pedalaman kalau kita kan paling 2 – 3 kilo ke kelurahan dengan pusat kesehatan jadi tidak ada istilah kejauhan memeriksakan kesehatan. Saya harap warga dapat memahami kondisi saat ini,” tukasnya. (pay).

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button