Pendidikan

Aktif di Bidang Ekonomi Kreatif

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Muhamad Sahrul (21) merupakan mahasiswa yang aktif di bidang ekonomi kreatif di Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Keaktifannya saat ini merupakan bentuk pengamalan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Yakni rajin, terampil, dan gembira.

Menurut Sahrul-begitu ia disapa- keputusannya aktif di bidang ekonomi kreatif di Desa Lambangsari untuk menggali potensi yang ada di daerah tersebut.

“Saat itu saya melihat ada hal yang dapat digali menjadi sebuah ekonomi kreatif, bahkan banyaknya sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Bekasi belum dapat dimaksimalkan, salah satunya adalah pusat oleh-oleh,” tutur mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang

Keaktifannya dalam membangun ekonomi kreatif sudah dimulai sejak 2019. Baginya, ini merupakan sebuah langkah awal untuk bisa memberdayakan SDM yang ada di desa tersebut.

“Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari membangun ekonomi kreatif di desa tersebut, salah satunya ilmu berwirausaha dan setelah lulus nanti saya tidak terlalu pusing untuk mencari kerja. Karena sudah memiliki bekal usaha,” tuturnya.

Bersama dengan beberapa Karang Taruna setempat, dirinya membuat cemilan atau jajanan yang dinamakan Keripik Sukun (Pikkun). “Desa Lambangsari ini memiliki banyak pohon sukun sampai berjatuhan namun tidak dimanfaatkan dengan baik, makannya munculah inovasi cemilan Keripik Sukun ini,” katanya.

Keripik Sukun tersebut dibandrol seharga Rp10 ribu – Rp15 ribu per pax seberat 100-250 gram. Dengan harga yang terjangkau, ia yakin usaha ini akan berkembang.

Saat ini pembelinya baru hanya berasal dari masyarakat sekitar, akan tetapi dirinya memiliki target untuk melakukan penjualan ke mancanegara atau pasar ekspor dengan promosi melalui media sosial.

Dirinya berharap dengan langkah dilakukannya dapat memotivasi para mahasiswa lain untuk berani membuka peluang dan tidak takut untuk memulai. (dew)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button