Pendidikan

PTM 100 Persen Bisa Terlaksana di Jenjang TK/PAUD

Harus Penuhi Beberapa Syarat

ILUSTRASI: Siswa TK/PAUD Al-Azhar Kota Bekasi saat mengikuti pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pengamat pendidikan menilai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa dilaksanakan di jenjang TK/PAUD di Kota Bekasi. Namun, harus memenuhi beberapa syarat.

Pengamat Pendidikan Tengku Imam Kobul Mohammad Yahya menyampaikan, pelaksanaan PTM 100 persen bisa saja dilaksanakan bagi Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi.

“Bisa saja dilakukan juga PTM 100 persen ini untuk tingkat PAUD dan TK. Tapi harus ada beberapa syarat yang harus terpenuhi,” ujarnya kepada Radar Bekasi Rabu (5/2).

Antara lain, terkait fasilitas sarana dan prasarana memadai dan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar yang harus terpenuhi dengan baik oleh masing-masing sekolah.

“Kenapa syarat ini harus terpenuhi? karena belum semua TK atau PAUD memiliki fasilitas yang memadai, apalagi SDM mengajarnya,” tuturnya.

Menurutnya, jika dilakukan PTM 100 persen bagi siswa TK dan PAUD, sekolah harus menyediakan minimal dua guru yang terdiri dari satu guru utama dan dua guru pendamping.

“Ini minimal loh, kalo bisa lebih dari dua agar pengawasannya bisa dilakukan dengan optimal. TK dan PAUD itu belajar bermain, jadi kontrolnya memang harus dilakukan dengan cara benar-benar,” ucapnya.

Jika tidak memiliki cukup SDM guru, sekolah dapat melakukan kerjasama dengan orang tua untuk mengawasi siswa di dalam kelas. “Bisa dibantu orang tua kalo memang guru yang ada tidak memadai, tapi orang tua harus diberikan sosialisasi dan edukasi bagaimana cara menerapkan prokes dengan baik,” tuturnya.

Ia berpendapat,  pelaksanaan PTM 100 persen di tingkat TK dan PAUD tidak bisa dilakukan secara serentak. Sehingga baiknya dilakukan secara bertahap dengan evaluasi secara rutin.

“Kayaknya gak bisa jika dilakukan di semua sekolah, paling dilakukan di beberapa sekolah dulu. Dan dilakukan evaluasinya setiap hari,” katanya.

Sementara, Guru TK/PAUD Al-Azhar Kota Bekasi Nini menyampaikan, pelaksanaan PTM 100 persen belum bisa dilakukan di tingkat TK maupun PAUD.

“Menurut saya belum bisa dilakukan secara normal, karena vaksin yang belum menyeluruh untuk TK dan PAUD karena rentang usianya. Kalaupun mau dilakukan 100 persen mungkin dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.

Diketahui, rentang usia siswa PAUD adalah 3-6 tahun, sementara TK berada pada rentang usia 4-6 tahun. Sehingga belum semua siswa bisa melakukan vaksin.

“Siswa yang sudah genap berusia 6 tahun sudah mengikuti vaksin anak dan pelaksana vaksinnya juga dilakukan oleh masing-masing orang tua siswa,” terangnya.

Saat ini TK/ PAUD Al-Azhar Kota Bekasi sudah menerapkan proses pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan menggunakan sistem blended learning. Pelaksanaannya melibatkan dua orang guru untuk masing-masing kelas.

“Sekarang dalam satu kelas yang berisi lima siswa, sekolah kami sudah menggunakan dua guru yaitu guru utama dan guru pendamping,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button