Tambah Destinasi Wisata Baru

KAMPUNG BALI: Warga melintas di kawasan Kampung Bali, Harapanjaya Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi merencanakan akan membangun enam tempat wisata baru di Kota Bekasi, hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak ekonomi warga sekitar. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengusulkan enam tempat yang bisa dibangun sebagai lokasi destinasi wisata baru. Pasalnya, pembangunan tempat wisata dinilai dapat mendongkrak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Lokasi yang akan dijadikan tempat wisata adalah, Kampung Bali di Kecamatan Bekasi Utara, Kampung Pecinan Kecamatan Bekasi Timur, Kampung Jawara Kecamatan Bekasi Selatan, Kampung Tujuh Mata Sumur Kecamatan Jatisampurna dan Kampung Beragama di Kecamatan Mustikajaya.


Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi, Muhammad Ridwan mengatakan, tahun ini akan dibangun taman tematik oleh Provinsi Jawa Barat di Kalimalang depan Metropolitan Mall hingga Sumber Arta.

“Pembangunan itu nantinya akan disinkronkan dengan tempat-tempat wisata yang kita punya. Supaya jelas tema dan desainnya taman Kalimalang itu,” kata Ridwan saat dihubungi Radar Bekasi, Kamis (20/1).


Pihaknya juga sudah mengajukan pembangunan kampung wisata di tahun ini. Yakni, Kampung Bali di Kecamatan Bekasi Utara dan Kampung Tujuh Mata Sumur di Kecamatan Jatisampurna. Begitupun empat Kampung wisata yang lainnya tetap diajukan tetapi secara bertahap.

Usulan secara bertahap dilakukan menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Usulan akan kembali diajukan untuk lokasi lainnya sehingga bisa dibangun pada tahun 2023.

“Tapi kalau pembangunan dari Provinsi memungkinkan tahun ini akan terlaksana pembangunannya. Kampung Bali sudah masuk usulan, tentunya kalau pak Plt Wali Kota Bekasi sudah bicara itu mudah-mudahan bisa terwujud semua,” ucapnya.

Apalagi kata dia, pembangunan ruang interaksi publik tengah jadi konsen Gubernur Jabar di setiap Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

“Jadi kalau ruang-ruang ada, seperti hutan kota dan kampung wisata, akan bagus dan bukan sekadar ruang untuk wisata saja. Tapi wisata itu mengundang orang banyak dari level apapun itu bisa bersama di situ,” ujarnya.

Ia berharap tahun 2023 kampung wisata yang sudah direncanakan sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta mendongkrak ekonomi di lingkungan sekitar.

“Ya mudah-mudahan tahun 2023 kampung wisata yang sudah dicanangkan bisa terbangun. Sehingga ekonomi masyarakat meningkat dan kita akan kuat untuk membangun infrastruktur,” tukasnya. (pay)