Syarat Musdalub Golkar Belum Lengkap

Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Deden Y Hidayat,

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bekasi belum memenuhi persyaratan pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Pasalnya, sampai sekarang organisasi partai masih ada yang belum terbentuk, mengingat secara aturan selain pengurus, organisasi partai juga harus dilibatkan menjadi peserta.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Deden Y Hidayat mengatakan, dalam pelaksanaan Musdalub ada kelompok yang sah untuk menjadi peserta. Jangan sampai ada pandangan lain perihal itu, misalkan ada kelompok yang tidak dilibatkan.


Deden menjelaskan, di Golkar ada yang namanya organisasi pendiri dan didirikan. Contohnya, organisasi pendiri yakni, Soksi, Kosgoro, MKGR. Sementara organisasi yang didirikan seperti, AMPG, KPPG, AMPI, HWK, AL HIDAYAH, SATKAR ULAMA, dan MDI.

“Peserta itu disamping kepengurusan, juga ada organisasi pendiri dan yang didirikan. Kalau organisasi pendiri itu masing-masing punya induk. Sementara yang didirikan belum selesai semua. Makanya saya minta satu Minggu harus selesai,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (23/2).


Kata Deden, berdasarkan pengalaman di Kabupaten Bekasi sebelumnya, karena berbagai hal akhirnya pelaksanaan Musdalub sampai ke Mahkamah Partai (MP). Maka dari itu pelaksanaan Musdalub sekarang harus benar-benar dirapikan, agar tidak terulang kembali pengalaman itu.

“Kita punya pengalaman di Kabupaten Bekasi karena berbagai hal akhirnya ke MP, berapa lama waktu yang dibuang,” ucapnya.

Pria yang juga sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik DPD Golkar Jawa ini mengaku, pelaksanaan Musdalub Golkar Kabupaten Bekasi belum ditentukan waktunya. Hal itu mengingat harus menunggu Musdalub Golkar Jawa Barat selesai. Saat ini, pengajuan Musdalub Jawa Barat sudah diusulkan ke DPP.

“Surat pengajuan sudah disampaikan pada Kamis yang lalu ke DPP. Kita masih menunggu keputusannya, karena mengganti ketua harus ada persetujuan dari DPP, mudah-mudahan tidak lama lagi, sekarang sudah mulai mendekati finalisasi,” katanya.

Saat disinggung mengenai dua nama calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi yang kini mencuat, Novi Yasin dan Mahdi Syaihan, Deden menegaskan, belum menjalin komunikasi dengan keduanya.

“Saya belum ada komunikasi dengan mereka. Karena memang tahapannya belum di mulai. Pada prinsipnya, siapapun kader Golkar yang memenuhi persyaratan berdasarkan Juklak 02/05, ya sah-sah saja untuk maju,” ucapnya. (pra)