Berita Bekasi Nomor Satu

Pemisah Jalur Dibangun, Jalan Kalimalang Tergenang Air

JALAN TERGENANG : Pengendara bermotor melintasi jalan yang tergenang air, di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/4). Buruknya saluran air (drainase), membuat jalan tersebut kerap dilanda banjir setiap hujan turun. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pembangunan pemisah jalur (median jalan) di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, dikeluhkan oleh masyarakat. Sebab, pembangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 15 miliar itu, malah membuat jalanan menjadi tergenang.

“Air yang menggenangi jalan tersebut cukup lumayan dalam, hingga sebetis orang dewasa atau sekitar 50 cm. Akibatnya, tidak jarang pengendara roda dua yang nekat melintas, mogok karena genangan air,” kata salah satu warga, Elan Ahmadi (35).

Pria yang tinggal di wilayah Pasirsari ini menuturkan, sebelum median jalan dibangun, tidak pernah ada genangan air. Tapi begitu dibangun, malah air menggenangi jalan.

Menurut dia, adanya pembangunan median jalan, malah menutup saluran air (drainase). Sehingga apabila hujan turun, air tidak mengalir ke dalam got.

”Kalau kata saya, pembangunan median jalan ini, terlihat tidak memikirkan kepentingan masyarakat pengguna jalan. Sebab, yang rusak jalannya, tapi malah dibangun pemisah jalur, dan malah membuat jalan rusak,” sesal Elan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Nur mengungkapkan, sebelumnya dilakukan pembangunan, pihaknya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama rekan-rekannya.

Dia mengakui, Jalan Inspeksi Kalimalang ini memang menjadi prioritas, karena sebagai wajah Kabupaten Bekasi.

”Rencananya, Jalan Inspeksi Kalimalang ini dibuat dua jalur, sekaligus dilebarkan. Selain untuk mengantisipasi kemacetan, juga akan memperindah perwajahan Kabupaten Bekasi,” terang Cecep.

Namun ia menilai, dengan kondisi saat ini, nantinya pembangunan yang ada jadi kurang bermanfaat. Lanjut Cecep, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi untuk mengetahui kenapa kondisi pembangunan tidak sesuai yang direncanakan.

“Kami cukup prihatin dengan kondisi pembangunan median jalan di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang itu. Dengan kondisi keuangan daerah yang masih belum stabil, namun hasil dari proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) Kabupaten Bekasi itu, tidak bisa dinikmati oleh masyarakat,” sesal Cecep. (and)