RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perumahan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dibangun di Kecamatan Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Hunian itu disiapkan untuk mempermudah pegawai memiliki rumah layak dengan harga terjangkau.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan lokasi perumahan dipilih karena dinilai strategis dan dekat dengan area kerja para ASN.
“Penting bagi pegawai untuk mempermudah kepemilikan dunia yang dekat, berlokasi strategis untuk akses tempat bekerja bagi para pegawai,” ujar Agus saat peresmian fasilitas rumah di Cikarang Barat, Selasa (19/5).
Proyek hunian dibangun di dua lokasi.
Pertama, Perumahan Casa De Prima Cikarang Barat di atas lahan seluas 7.700 meter persegi dengan rencana pembangunan 60 unit rumah dan sembilan unit rumah toko (ruko). Saat ini, 34 unit rumah telah selesai dibangun, sedangkan sisanya masih dalam tahap konstruksi.
Kedua, Perumahan Casa De Prima Cikarang Pusat dengan luas lahan 9.000 meter persegi. Kawasan itu ditargetkan memiliki 78 unit rumah dengan tiga tipe berbeda.
Saat ini, proyek di Cikarang Pusat masih dalam tahap pematangan lahan, pembangunan jembatan, serta pengurusan izin ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi. Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada Juli 2026.
Untuk rumah tipe 36, harga yang ditawarkan sekitar Rp400 juta. Nilai itu lebih rendah dibanding harga rumah serupa di luar kawasan yang mencapai Rp500 juta.
Menurut Agus, fasilitas hunian tersebut didukung skema kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga tetap 7,5 persen selama 25 tahun dari Bank Rakyat Indonesia.
“Dengan skema tersebut, cicilan rumah diperkirakan sekitar Rp3,1 juta per bulan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung percepatan legalitas dan perizinan proyek tersebut.
Menurutnya, kawasan hunian yang tertata dan terjangkau sangat dibutuhkan di tengah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi.
“Pak Menteri, nanti untuk yang di Cikarang Pusat kita tegak lurus dengan pemerintahan Pusat, insya allah perizinan kita percepat,” kata Asep.
Asep juga menyoroti kondisi jalan menuju lokasi perumahan yang masih rusak. Ia menilai akses jalan perlu segera diperbaiki agar sejalan dengan citra Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri.
“Mau enggak mau jalannya ke depannya harus bagus, karena tadi saya lihat jalannya jelek. Pak Menteri, mohon maaf Pak, nanti jalan dirapikan, karena kalau jelek, malu, karena Pak Menteri yang langsung datang,” pungkasnya. (ris)











