Siswa Diimbau Patuhi Prokes Selama Libur Lebaran

ILUSTRASI: Orangtua siswa menunggu anaknya sekolah. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah mengimbau siswa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama libur Idulfitri, agar meminimalisir risiko penularan Covid-19.

Sesuai kalender pendidikan, libur Lebaran akan dimulai pada 25 April sampai 7 Mei 2022. Liburan tahun ini cukup panjang, jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya satu minggu.


Kepala SMPN 1 Kota Bekasi Muktia Wahyudi Isra mengungkapkan, libur Idulfitri tahun ini terbilang cukup lama yaitu kurang lebih selama dua minggu. Dengan adanya kebijakan pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini, sekolah mengimbau siswa untuk tetap mematuhi prokes.

“Sesuai edaran pemerintah masyarakat boleh mudik asal sudah booster, nah ini yang kami imbau agar siswa tidak lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Muktia kepada Radar Bekasi, Rabu (13/4).


Sekolah juga meminta agar siswa tidak terlalu larut dalam euforia Idulfitri, sehingga abai prokes. Sekolah tidak ingin setelah libur Lebaran banyak siswa izin karena sakit.

Jangan terlalu larut dalam euforia, sehingga lupa untuk mematuhi prokes. Karena kami tidak ingin setelah Idulfitri banyak siswa yang izin karena sakit,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kepala SDN Jatiasih X Kota Bekasi Sadiah. Ia mengungkapkan, prokes tetap menjadi hal utama yang harus diterapkan oleh siswa maupun orangtuanya.

“Betul sekali libur lebaran tahun ini memang cukup lama, makanya kita minta agar siswa tetap bisa menjaga prokes dan diingatkan juga kepada orangtua siswa untuk menjaga anaknya ketika berada di luar,” ucapnya.

Menurut Sadiah, pada minggu pertama Mei siswa kelas VI akan melakukan persiapan kegiatan ujian kelulusan sekolah. “Untuk SD meskipun pulang kampung, jangan terlalu lama karena akan menghadapi ujian kelulusan. Jadi harus dipersiapkan juga untuk ujiannya,” tukasnya. (dew)