Tak Pernah Absen Raih Prestasi

ILUSTRASI: Siswa SMKN 15 Bekasi saat praktik di sekolah. SMKN 15 Bekasi dan SMAK Penabur Harapan Indah merupakan satuan pendidikan yang tak pernah absen meraih prestasi dalam kejuaraan yang diikuti oleh peserta didiknya. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMKN 15 Bekasi dan SMAK Penabur Harapan Indah merupakan satuan pendidikan yang tak pernah absen meraih prestasi dalam kejuaraan yang diikuti oleh peserta didiknya.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 15 Bekasi Dhani Irawan mengatakan, pihaknya bersyukur sekolahnya telah menyandang status SMK Pusat Keunggulan.

“Alhamdulillah sekolah kami telah menjadi SMK pusat keunggulan dengan skema pemadaman dukungan industri,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Kamis (5/5).


Lebih lanjut dikatakan Dhani, pihaknya akan berusaha maksimal menjadi SMK Pusat Keunggulan. Caranya yakni dengan mendorong siswa untuk meraih prestasi.

“Dari amanah yang diberikan pemerintah kepada SMKN 15 Bekasi ini, kami mengoptimalkannya dengan sejumlah prestasi yang harus diraih oleh sejumlah siswa. Intinya kita usahakan setiap bulannya harus ada prestasi yang masuk,” tuturnya.

Menurutnya, SMKN 15 Bekasi selalu rutin mengirimkan perwakilan siswa tiap ada undangan kompetisi. Hasilnya, sejumlah prestasi berhasil diraih tiap bulannya.

“Setiap bulan itu gak sama, kadang kami bisa menerima tiga prestasi ataupun lima prestasi bahkan lebih setiap bulannya. Karena disesuaikan juga dengan undangan atau informasi perlombaan yang ada,” katanya.

Secara total, SMKN 15 Bekasi pada tahun ini berhasil menerima 50-60 prestasi. Baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAK Penabur Harapan Indah Desmita Sinaga menjelaskan, pada tahun ini sekolahnya sudah meraih kurang lebih 87 prestasi bidang akademik maupun nonakademik.

“Raihan prestasi di sekolah kami dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sebab sebelumnya tidak sebanyak itu,” tuturnya.

Banyaknya prestasi yang diraih seiring rutinnya undangan kompetisi yang diterima. Dalam dua tahun belakangan ini, sekolah telah membuat rapor portofolio nonakademik yang akan diberikan secara bersamaan pada pembagian rapor formal.

“Jadi kami punya laporan khusus dalam bentuk rapor juga. Yang isinya adalah peraihan prestasi siswa baik nonakademik maupun akademik, karena itu bisa jadi pemacu siswa untuk bisa terus meraih prestasi,” jelasnya.

Menurutnya, tips untuk meraih prestasi cukup dengan selalu mengikuti perlombaan. Kemenangan bagi sekolah ini adalah hanya bonus bagi siswa maupun sekolah.

“Ikut aja dulu menang dan kalah urusan belakangan, karena jika sekolah semakin aktif mengikuti lomba. Maka akan semakin banyak undangan perlombaan yang akan diterima sekolah,” tukasnya. (dew)