Eril ke Swiss untuk S2, Jenazahnya Ditemukan Guru SD, Begini Ungkapan Ridwan Kamil

Ridwan Kamil bersama Geraldine, guru SD di Bern yang menemukan jenazah Eril di Bendung Engehalde, Bern, Swiss.

 

RADARBEKASI.ID, SWISS – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menemui Geraldine Beldi. Perempuan tersebut orang yang pertama kali menemukan jenazah putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Bendungan Engehalde, Swiss, Rabu (8/6) pagi.
Geraldine merupakan seorang guru sekolah dasar (SD) di Bern, Swiss.


Pertemuan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dilakukan selepas Geraldine Beldi mengajar siswa-siswinya. Geraldine menemukan jenazah Eril saat hendak pergi ke sekolah tempatnya mengajar.

“Seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare, saat ia sedang berjalan pagi menuju tempat mengajar,” ungkap Ridwan Kamil dalam unggahan pada akun media sosial Instagram, Jumat (10/6).


Ketika itu, Geraldine langsung menelepon polisi melihat jenazah Eril di Bendungan Engehalde. Setelah 14 hari pencarian, jenazah Eril akhirnya berhasil ditemukan.

“Ia (Geraldine Beldi) langsung menelepon polisi dan akhirnya jenazah Eril bisa ditemukan dan diselamatkan dengan baik,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil yang tiba di Swiss, sejak Kamis (9/6) kemarin, mengucap syukur dan terima kasih kepada Geraldine, lantaran putra sulungnya yang meninggal dunia karena terseret arus Sungai Aare pada Kamis (26/5) lalu, bisa ditemukan.

“Mohon carikan ibu guru itu, itu arahan saya ke tim di Bern. Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih sebelum pulang ke tanah air,” papar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil tak ingin melepaskan kesempatan untuk bisa bertemu Geraldine, akhirnya sekitar pukul 11.00 waktu Swiss, Kang Emil bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan Geraldine.

Dia mengucapkan rasa terima kasih secara langsung kepada Geraldine.
Dalam kesempatan itu, Geraldine menyebut semua warga Kota Bern mengetahui kabar hilangnya putra sulung Ridwan Kamil. Geraldine juga tak lupa menyampaikan belasungkawa kepada Ridwan Kamil beserta keluarga.

“Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Jadi saya pun tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah Sungai Aare, dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak,” tutur Geraldine kepada Ridwan Kamil saat perjumpaan.

Sebagai rasa syukur dan terima kasih, Ridwan Kamil menyampaikan kepada Geraldine untuk bisa menghubunginya jika pergi berlibur ke Indonesia.
Kang Emil memastikan, akan memberikan fasilitas khusus kepada Geraldine selama berada di Indonesia.

“Ibu Geraldine kalo ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya ya. Nanti semuanya saya yang urus, sebagai rasa terima kasih kami,” papar Ridwan Kamil.

“Kira-kira begitu perbincangannya,” sambung Ridwan Kamil menyampaikan isi perbincangannya dengan Geraldine.

Menurut Ridwan Kamil, Eril mulanya pergi bersama keluarga ke Swiss untuk mencari kampus untuk melanjutkan strata dua (S2).

Di akhir hidupnya, justru jasad putra tercintanya ditemukan oleh Geraldine yang kebetulan berprofesi sebagai guru.

“Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya ditemukan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana. Danke Mrs Geraldine Balde. Hatur nuhun. Terima kasih,” pungkas Ridwan Kamil. (jpc)