Koalisi KIR Sinyalnya Masih Tipis di Kota Bekasi

Ketua DPC PKB Kota Bekasi Rizky Topananda.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Pertemuan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, akhir pekan kemarin, Sabtu (18/6) direspon kader mereka di tingkat lokal. Di Kota Bekasi, misalnya, pertemuan kedua petinggi partai itu masih dianggap sangat cair. Sinyal berkoalisi masih tipis.


Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda mengungkapkan, prinsipnya apa yang menjadi kebijakan pusat atau nasional, pasti akan sedikit banyaknya berpengaruh dengan kebijakan partai di tingkat lokal.

“Kalau kemarin kan baru pertemuan formal dan semi formal. Ibaratnya gitu lah antara ketua umum dan baru ngasih sinyal tipis-tipis,” kata Rizky sapaan akrabnya kepada RADARBEKASI.ID, Senin (20/6).


Nanti mungkin, lanjut dia, dalam waktu dekat akan ada sinyal yang lebih kuat. Kira-kira sinyal yang ditangkapnya seperti itu.

“Tapi yang pasti. Di lokal pun kita akan mendapat arahan yang hampir sama dengan tingkat nasional. Dalam waktu dekat juga kita akan kabari jika ada langkah jauh dari lokal,” ucapnya.

Menurutnya, yang namanya politik memberikan sinyal dulu, cek ombak, cek respon publik dan lainnya. Tapi lepas dari itu pihaknya berfikir bahwa ini adalah merupakan terobosan yang menarik bagi semua. Antara Prabowo dan Muhaimin dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR)

“Karena dari kedua sosok ini dari militer dan santri. Beberapa ruang itu masuklah. Cukup ideal untuk masyarakat Indonesia saat ini. Ruang-ruang itu banyak dibutuhkan,” jelasnya.

Ia juga mengaku, banyak membutuhkan pemimpin dari kalangan militer dan perpaduan dengan sipil. Kolaborasi KKIR ini bisa menjawab itu.

“Pertemuan PKB-Gerindra di Kota Bekasi belum ya. Kita nunggu sinyal lebih kuat berikutnya. Karena dari atas pun awal sebelum KKIR ini muncul ada Semut Merah. Kamudian buka sinyal ke beberapa partai lain. Tapi ini bagian dari komunitas politik nasional. Sambil menyelam lah ya,” ungkapnya. (pay)