Berita Bekasi Nomor Satu

Dewan Latu Soroti Geliat Porprov yang Belum Terlihat

Ketua Komisi II, Latu Har Hary

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah daerah dan stakeholder terkait didorong untuk menghidupkan suasana Porprov XV Jawa Barat tahun 2026 di Kota Bekasi. Salah satunya dengan segera menyelesaikan persiapan seluruh venue olahraga.

Tersisa sekira empat bulan lagi menjelang pelaksanaan Porprov, namun geliat persiapan dan hingar-bingar kompetisi olahraga empat tahunan tingkat Jawa Barat ini belum terasa.

Periode pertandingan sesuai jadwal akan dimulai pada 14 Oktober mendatang, total ada 49 Sub Cabor dengan 37 Venue yang akan dipertandingkan di Kota Bekasi. Pembangunan venue mesti segera dirampungkan untuk mendukung persiapan seluruh Cabang Olahraga (Cabor) sebelum periode pertandingan dimulai.

“Di bulan Agustus itu diharapkan semua venue yang direncanakan, terutama yang ada alokasinya dari APBD itu bisa diselesaikan,” kata Ketua Komisi II, Latu Har Hary usai menggelar rapat bersama perangkat daerah dan stakeholder terkait lainnya, Rabu (17/6).

Secara umum kesiapan venue sudah di angka 70 sampai 80 persen, finalisasi sesuai jadwal dilaksanakan pada bulan September hingga 13 Oktober. Beberapa Cabor tidak dipertandingkan di Kota Bekasi, termasuk basket.

Meskipun demikian, Komisi 2 tetap mendorong pembangunan venue basket tetap bisa terealisasi sebelum pelaksanaan Porprov. Evaluasi tahap akhir rencananya akan kembali dilaksanakan di awal bulan September.

“Kita akan mengevaluasi tahap akhir di bulan September awal, kita akan melakukan rapat evaluasi akhir,” ucap Latu.

Ia juga mendorong agar pemerintah dan stakeholder terkait untuk segera menghadirkan suasana Porprov, yang saat ini dirasa belum terlihat signifikan. Hal ini mesti dilakukan untuk mensukseskan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Porprov tahun 2026.

“Makanya tadi kita minta kepada Dispora atau dinas terkait yang menjadi penyelenggara event tolong untuk dikondisikan, sehingga ketika infrastruktur nya sudah dipersiapkan dengan baik, maka harus ada pendukungnya,” tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi mengatakan, pembangunan venue terus dilaksanakan. Pihaknya menargetkan venue olahraga sudah bisa digunakan September mendatang jika tidak ada hambatan.

“Kontrak fisik seharusnya September selesai rencananya. Akhirnya kalau tidak ada kendala yang luar biasa harusnya September sudah bisa digunakan,” katanya.

Gor Basket tetap dilanjutkan pembangunannya meski tidak dipertandingkan di Kota Bekasi. Venue tersebut rencananya digunakan untuk pertandingan olahraga beladiri.

Sementara untuk pembangunan GOR terpadu dipastikan sudah selesai, dalam tahap pemeliharaan. Secara keseluruhan progres pembangunan venue untuk Porprov tersisa 30 persen lagi. “Yang belum kita mulai itu nanti ada perbaikan Multiguna,” ucapnya.

Pihaknya juga tengah menyelesaikan penataan lingkungan GOR, seperti saluran air untuk mengantisipasi hujan ekstrim di tengah pelaksanaan Porprov. (sur)