RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor sekaligus model Fadly Faisal menjadi sorotan publik setelah unggahan terbarunya di media sosial menuai beragam reaksi dari warganet. Kekasih aktris Maudy Effrosina tersebut mendadak menjadi perbincangan karena penampilannya saat berlibur di London, Inggris.
Dalam unggahan yang dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, Fadly terlihat berpose di depan ikon kota London, Big Ben. Namun, bukan latar belakang fotonya yang menjadi perhatian utama publik, melainkan pakaian yang dikenakannya. Fadly tampil mengenakan kaus hitam koleksi ready-to-wear dari merek fashion JW Anderson yang memiliki desain cukup unik.
Kaus tersebut menampilkan motif bikini pada bagian dada dengan teknik trompe-l’œil, yakni sebuah metode desain yang menciptakan ilusi optik sehingga gambar terlihat menyerupai objek nyata. Desain inilah yang kemudian memicu berbagai komentar dan perdebatan di kalangan pengguna media sosial.
Selain membagikan foto, Fadly juga mengunggah video yang memperlihatkan suasana di sekitar kawasan Big Ben. Pada unggahan tersebut, ia menuliskan caption singkat berbunyi “rancak bana”, ungkapan dalam bahasa Minang yang berarti “cantik sekali” atau “sangat indah”.
Unggahan tersebut mendapat perhatian besar dari pengguna Instagram. Meski banyak penggemar memberikan dukungan, tidak sedikit pula warganet yang melontarkan kritik terhadap pilihan busana yang dikenakan Fadly.
Sebagian netizen menilai bahwa sebagai figur publik, Fadly seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih penampilan yang ditampilkan di media sosial. Mereka beranggapan bahwa apa yang dikenakan seorang publik figur dapat memengaruhi persepsi dan pandangan para pengikutnya.
Salah satu komentar yang cukup menyita perhatian datang dari akun Instagram @rahmabicara. Dalam komentarnya, akun tersebut menyampaikan pandangan bahwa penggunaan pakaian dengan simbol atau desain tertentu berpotensi menimbulkan interpretasi yang beragam di tengah masyarakat. Ia juga menyoroti posisi Fadly sebagai figur publik yang berasal dari Indonesia dan dikenal sebagai seorang Muslim.
Komentar tersebut turut mengingatkan agar Fadly lebih bijak dalam membangun citra di hadapan publik, terutama di tengah maraknya perdebatan mengenai isu-isu sosial yang sensitif. Menurut warganet tersebut, pilihan busana dengan motif menyerupai bra atau bikini dapat memunculkan asumsi tertentu yang belum tentu sesuai dengan maksud sebenarnya.
“Jangan menormalisasi pakai baju bersimbol LGBT. Gua tahu itu bagian dari seni. Lu bisa berdalil hanya tren atau sekadar fashion. Tapi lu itu publik figur, berasal dari Indonesia dan beragama muslim pula,” tulis warganet tersebut dalam komentarnya.
Meski menuai kritik dan perdebatan, Fadly Faisal tampaknya tidak terlalu mempermasalahkan respons negatif yang bermunculan. Melalui unggahan di Insta Story, kakak dari Fujianti Utami itu memberikan penjelasan singkat mengenai unggahannya.
Menurut Fadly, foto dan video yang dibagikannya tidak memiliki maksud khusus selain untuk hiburan dan kesenangan pribadi selama menikmati suasana di London. Ia menegaskan bahwa unggahan tersebut dibuat semata-mata untuk bersenang-senang.
“Ini hanya untuk seru-seruan doang,” tulis Fadly dalam unggahan Insta Story miliknya.
Hingga kini, unggahan tersebut masih menjadi bahan perbincangan di media sosial dan memunculkan berbagai pendapat dari warganet. Sebagian menilai pilihan busana merupakan bentuk ekspresi fashion pribadi, sementara yang lain beranggapan bahwa figur publik perlu mempertimbangkan dampak dari setiap konten yang dibagikan kepada masyarakat luas. (mna)











