Guru Siap Terapkan Kurikulum Merdeka

ILUSTRASI: Guru  SMKN 1 Cikarang Selatan mengajar di kelas. Sejumlah guru dari berbagai satuan pendidikan siap menerapkan Kurikulum Merdeka kepada siswa kelas X mulai tahun ajaran baru 2022/2023. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah guru dari satuan pendidikan siap menerapkan Kurikulum Merdeka kepada siswa kelas X mulai tahun ajaran baru 2022/2023.


Guru SMAN 7 Kota Bekasi Edy Sunarya mengungkapkan, pihak sekolah telah melakukan kesiapan berupa pendalaman materi melalui modul Kurikulum Merdeka.

“Kami sudah siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka kepada siswa baru, yaitu siswa kelas X,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (5/7).


Menurutnya, modul Kurikulum Merdeka yang dipelajari ditambah dengan modul penunjang berupa digitalisasi memudahkannya untuk menerapkan kurikulum baru tersebut.

“Modul Kurikulum Merdeka dan modul penunjang melalui digitalisasi dapat memudahkan kami sebagai pengajar untuk bisa menerapkan Kurikulum Merdeka,” katanya.

Dikatakan, penerapan Kurikulum Merdeka ini bervariasi. Dengan demikian, tenaga pendidik maupun peserta didik dapat bebas memilih metode pembelajaran yang digunakan.

“Penerapan kurikulum itu bervariasi, memberikan kebebasan untuk para guru khususnya bagi siswa, dimana metode pembelajaran bisa berbentuk praktek, penugasan, atau portofolio,” ujarnya.

Menurut Edy, kesiapannya sudah 80 persen dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Untuk mencapai 100 persen, saat penerapannya sudah dilakukan kepada siswa.

Hal senada dikatakan Kepala SMAN 1 Cikarang Pusat Sayuti. Menurutnya, sekolahnya sudah melakukan persiapan terkait penerapan Kurikulum Merdeka.

“Kami sudah melakukan persiapan berupa bimtek. Intinya kami telah melakukan kesiapan yang cukup matang untuk guru agar penerapan Kurikulum Merdeka bisa cepat dilakukan bagi siswa kelas X,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sekolah yang akan mulai menerapkan Kurikulum Merdeka akan mendapatkan pendampingan secara khusus oleh pengawas berkompeten.

“Kami akan mendapatkan pendampingan dari pengawas tertentu yang memiliki kualifikasi, pemahaman tentang Kurikulum Merdeka,” ucapnya.

Saat ini, guru juga telah menyusun kurikulum operasional terkait capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, modul atau materi pembelajaran dan asesment.

“Sekolah kami sudah memastikan bahwa bekal yang diberikan kepada guru sudah cukup baik agar saat penerapannya bisa berjalan dengan dengan baik,” pungkasnya. (dew)