Inafis Bawa Tiga Koper dari Rumah Irjen Ferdy Sambo

Sejumlah pewarta di sekitar rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo saat meliput kedatangan tim Inafis Mabes Polri, Jumat (15/7).

 

 


RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Sampai Jumat (15/7) pagi perkara penembakan di rumah dinas Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo belum terang benar. Bharada E yang disebut-sebut sebagai penembak korban sampai tewas pun belum jelas identitasnya.

Senin 11 Juli Kepolisian mengumumkan bahwa telah terjadi penembakan di kediaman dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Brigadir Nofriansyah Josua Hutabarat tewas dalam aksi yang disebut baku-tembak itu.


Baku-tembak antara Brigadir Josua dengan Bharada E di Jumat sore itu menghabiskan 12 butir peluru. Tujuh peluru dari senjata Brigadir Josua dan lima peluru dari senjata Bharada E. Brigadir Josua tewas dengan tujuh luka tembak.

Sementara rumah dinas di Komplek Kepolisian Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, itu sampai menjelang salat Jumat masih dijaga petugas kepolisian.

Kesibukan di situ sudah tampak sejak pukul 09:00. Petugas-petugas berseragam kepolisian dan berpakaian sipil masuk-keluar rumah bernomer 46 itu.

Sebagian dari petugas-petugas itu dari Inafis. Mereka kemungkinan datang ke situ mencari bukti-bukti forensik pembunuhan anggota kepolisian seminggu yang lalu.

Pukul 10:47 sejumlah petugas tampak keluar dari dalam rumah dinas kepala Divisi Propam Mabes Polri itu. Tiga anggota Inafis tampak membawa tiga koper. Satu berwarna oranye dan dua lagi abu-abu cenderung hitam. Koper-koper kemudian dinaikkan ke mobil sedan berwarna hitam. Mobil itu kemudian pergi.

Belum tahu barang bukti apa saja yang dibawa petugas Inafis dari rumah Irjen Sambo. Inafis adalah garda elit kepolisian yang memiliki keahlian olah tempat kejadian perkara (TKP).

Puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu di situ kesulitan mendapatkan informasi tentang apa saja yang dilakukan tim Inafis di dalam rumah Irjen Sambo.

Ketua RT 5 di RW 1 Perumahan Polri Duren Tiga, Mayjen Pol Pur Seno Sukarto yang ditanya tentang perkembangan terakhir di rumah Irjen Sambo mengatakan, “Belum ada perkembangan baru.” (hs)