Dari Penggembira Jadi Pimpinan Hanura di Kota Bekasi, Heryadi Ingin Berperan Sebagai Eksekutor Kebijakan 

Ketua DPC Partai Hanura Kota Bekasi, Heryadi

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI -Ketua DPC Partai Hanura Kota Bekasi sudah berganti 3 kali menjelang kontestasi politik di tahun 2024 mendatang, terhitung sejak awal tahun 2021. Kini, pucuk pimpinan partai yang didirikan era reformasi oleh Wiranto ini diisi oleh Heriyadi pengganti Winoto yang mundur dari jabatannya di awal tahun 2022 ini.


Saat ini, dibawah pimpinan Heryadi dengan cepat Hanura Kota Bekasi pun mulai banyak berbenah dan tak butuh waktu lama partai ini berhasil membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan atau PAC se-Kota Bekasi yang beberapa hari lalu secara resmi telah dilantik, dan telah terdaftar di dokumen Sipol KPU RI.

Ditemui di Kantor KPU Kota Bekasi, Heryadi mengaku posisi Ketua DPC ini didapatkan atas dukungan teman-temannya yang secara otomatis menjadi penyemangat untuk menerima jabatan tersebut. Tanpa kesulitan, dalam waktu satu bulan kurang itu dirinya sukses membentuk struktur pengurus sampai tingkat PAC di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.


“Jadi, jabatan ini saya emban atas dukungan teman-teman yang ada di Kota Bekasi. Dari dukungan itu pulalah, saya yakin dan optimis untuk menerima amanah sebagai Ketua DPC Partai Hanura ini. Dan Alhamdulillah, kurang dari sebulan sejak dilantik pun saya berhasil membentuk kepengurusan sampai tingkatan PAC di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi,” jelas pria yang punya kesibukan sebagai seorang distributor ayam potong ini, Senin (15/8).

Heryadi mengakui, kesuksesan membentuk kepengurusan partai ini bukan berdasarkan pengalaman dalam berpolitik, karena selama ini keberadaannya di dunia politik cuma jadi simpatisan atau penggembira saja yang dulu pernah dijalani di dua partai politik berbeda, yakni Gerindra dan PDI Perjuangan.

“Saya sama sekali tidak memiliki background politik, tapi dulu pernah jadi penggembira aja sih di Gerindra dan juga menemani istri yang sempat menjabat sebagai sekretaris Ranting PDI Perjuangan menjelang Pemilu 2014 lalu. Hanya saja, saat itu saya tak terlalu aktif lah di dalam kepengurusan partai-partai itu. Jadi, apa yang saya lakukan saat ini di Hanura tak lepas dari dukungan teman-teman saya,” ujar bapak empat anak ini.

Dia mengungkapkan, mesti tidak mempunyai pengalaman yang mumpuni di partai politik, dirinya pun sangat yakin dan optimis melalui dukungan teman-temannya itu mampu bawa Partai Hanura kembali berjaya seperti ketika berhasil mendapat satu fraksi di DPRD Kota Bekasi dengan perolehan empat kursi tahun 2014 lalu, karena baginya berpolitik itu lahir dari masyarakat paling bawah berdasarkan aspirasi yang ingin diperjuangkan.

“Intinya, saya disini punya keyakinan dengan banyaknya dukungan teman-teman yang jadi penyemangat saya untuk optimis membawa Hanura ini ke depan bangkit lagi. Keyakinan saya, karena Hanura adalah partai lama dan pernah meraih satu fraksi dengan 4 kursi di Kota Bekasi,” ungkapnya.

“Artinya, saya yakin Hanura di Kota Bekasi itu sebetulnya punya kader potensial, hanya saja mereka semua saat ini sedang tertidur akibat kurang solidnya kepengurusan partai disini. Dan Alhamdulillah, sejumlah kader-kader itu sebagian sudah dibangunkan untuk kembali bergabung dan berjuang bersama kami, agar di tahun 2024 berjaya lagi di Kota Bekasi,” sambungnya.

Dia pun menegaskan, jabatan dari pimpinan partai Hanura ini diembannya lantaran tidak ingin lagi cuma jadi penggembira saja dalam dunia politik, melainkan dirinya ingin menjadi eksekutor atau orang yang terdepan di dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang kerap terabaikan oleh para elite di negeri ini.

“Dan kenapa saya pilih partai Hanura, karena saya suka dengan tantangan. Dan tantangan itu, adalah membangkitkan Hanura kembali kepada kejayaannya yang dulu pernah diraih di Kota Bekasi, yakni memperoleh satu fraksi di legislatif dengan empat kursi di Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang,” tegasnya. (mhf)