Ingatkan Siswa menjadi Pribadi Kuat Mental, SMPN 8 Kota Bekasi Peringati Hari Pramuka             

ISTIRAHAT: Sejumlah siswa SMPN 8 Kota Bekasi mengenakan seragam pramuka beraktivitas di area sekolah saat jam istirahat, Senin (15/8). JESICA ARYANTI/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMPN 8 Kota Bekasi turut memperingati Hari Pramuka di Indonesia yang jatuh setiap 14 Agustus. Selain upacara, pihak sekolah memberikan pesan penting bagi siswa di Hari Pramuka.


Upacara Hari Pramuka di SMPN 8 Kota Bekasi diikuti oleh siswa dan guru. Dengan mengenakan seragam pramuka lengkap dengan atributnya, peserta nampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah, Senin (15/8).

Kepada Radar Bekasi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 8 Kota Bekasi Imas Cucun Cunayah mengatakan, dirinya sangat menyayangkan bahwa di Bekasi belum ada kesepakatan tertulis kepada sekolah ataupun di setiap instansi untuk mengenakan seragam pramuka dalam memperingati Hari Pramuka.


Oleh sebab itu, SMPN 8 Kota Bekasi mengumumkan kepada para peserta didik dan guru agar pada Senin ini memakai seragam pramuka. “Karena menurut saya dengan menggunakan baju pramuka di Hari Pramuka ini minimal anak pun merasa harus memiliki jiwa satria seperti pramuka,” ungkapnya.

Saat upacara peringatan Hari Pramuka, pihak sekolah mengarahkan kepada para siswa agar terlatih kekuatan fisik dan mentalnya. “Pas upacara tadi kita juga menyampaikan ke anak-anak agar menjadi pribadi yang kuat mental maupun fisiknya seperti yang tertanam dalam jiwa pramuka. Jangan sampai anak-anak jadi pribadi yang lemah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, para siswa pun ditanamkan jiwa disiplin dan kesigapannya dalam segala situasi. Di SMPN 8 Kota Bekasi, kegiatan pramuka dibagi menjadi dua yaitu pramuka wajib dan ekskul pramuka untuk para siswa yang ingin mengikuti.

Menurut Imas, sangat penting untuk para siswa diperkenalkan dengan kegiatan pramuka. Menurutnya anak yang aktif di kegiatan pramuka lebih disiplin dan memiliki tanggung jawab yang besar.

“Contoh sekarang kelas 7 kan baru diwajibkan mengikuti pramuka ya, pas di SD kan gak wajib tuh, pas disini ada kegiatan upacara misalnya, baju itu masih ada yang dikeluarin, tidak menggunakan atribut-atribut yang wajib,” ujarnya.

Dengan diwajibkannya kegiatan pramuka di sekolah, dirinya berharap adanya perubahan-perubahan seperti para siswa dapat lebih disiplin akan segala hal.

Biasanya dalam memperingati Hari Pramuka, SMPN 8 Kota Bekasi selalu mengirim beberapa siswanya untuk mengikuti acara Jambore Nasional yang diadakan di Cibubur. Namun, dikarenakan pandemi kegiatan pramuka sempat terhenti dan baru mulai aktif Juli lalu.

“Kita tahun ini gak ngirim anak untuk ikut Jambore. di tahun sebelumnya kita sempat ngirim tapi di tahun ini kita merasa persiapan kita belum begitu matang karena kegiatannya sempat terhenti jadi kita gak bisa ikut Jambore nasional,” pungkasnya. (cr1)