KBM Pindah ke Daring

ILUSTRASI:  Sejumlah siswa SDN Jatiasih IV Kota Bekasi saat mengikuti ujian sekolah. Jumlah SD di Kota Bekasi bakal berkurang 40 unit. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Duka mendalam dirasakan oleh seluruh keluarga besar SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi. Pasalnya, puluhan rekan dan anak didik menjadi korban kecelakaan maut.

Untuk mengobati trauma bagi siswa dan guru, Dinas Pendidikan Kota Bekasi memutuskan untuk mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Kota Baru II dan III secara daring untuk sementara waktu.


“Kami akan mengalihkan pembelajaran siswa sementara waktu, yang berlaku selama 3 hari. Mudah-mudahan langkah ini bisa meredakan trauma yang terjadi bagi siswa, guru maupun orang tua siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah kepada Radar Bekasi, kemarin.

Selain itu untuk mengatasi trauma healing bagi siswa, pihak sekolah akan menunjuk guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memberikan pembinaan dan penguatan kepada siswa.


“Ya, nanti ada semacam pembinaan atau penguatan yang diberikan sekolah kepada siswanya. Agar trauma ini bisa benar-benar hilang dari ingatan siswa,” tuturnya.

Sementara atas kejadian tersebut, Disdik Kota Bekasi mengimbau kepada pihak sekolah agar proses penjemputan siswa tidak lagi dilakukan diluar sekolah, tetapi dapat di dalam lingkungan sekolah.

“Situasi jalan itu kan sebenarnya memang berbahaya, jadi mungkin nanti kedepan. Orang tua siswa kami minta penjemputan anak bisa dilakukan didalam sekolah saja, jangan menunggu di pinggir jalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Disdik juga berencana untuk melakukan takziah kepada para orang tua korban, untuk mengucapkan bela sungkawa. “Insyaallah sekolah dan guru-guru disana akan melakukan takziah, kepada para korban. Untuk mengucapkan bela sungkawa,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt). Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta kepada Disdik Kota Bekasi dan pihak sekolah untuk meliburkan siswanya dari KBM sementara waktu.

Turut berduka atas kejadian kecelakaan siang tadi, saya berkesempatan langsung untuk hadir ke rumah korban dalam tujuan meringankan beban pikiran keluarga yang ditinggalkan, semoga ini menjadi pelajaran untuk para kendaraan agar selalu berhati-hati dalam berkendara,”tegas Tri usai mengunjungi keluarga korban, rabu malam. (dew)