Sepuluh Hari Sasar 15000 KPM

PENCARIAN BLT : Petugas Pos Indonesia memberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp 500 ribu di Kantor Pos, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (20/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kantor Cabang Utama (KCU) PT POS Bekasi harus mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) kepada 15 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lagi dalam sepuluh hari. Distribusi BLT ditarget selesai sampai akhir bulan September, dalam satu hari disebut ada seribu KPM yang bisa dijangkau.

Kemarin, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil datang langsung ke KCU PT POS Bekasi di Jalan Lapangan Multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur untuk memantau proses distribusi BLT BBM. Setelah melihat langsung, Emil mengatakan bahwa bahwa sistem distribusi sudah berjalan baik, ia mengatakan tidak ada antrean.


Diketahui, bahwa KCU PT POS Bekasi mendistribusikan BLT BBM kepada KPM di wilayah Kota Bekasi dan sebagian wilayah Kabupaten Bekasi. Dalam satu hari, distribusi BLT BBM disebut bisa menjangkau seribu KPM.

“Dengan jaringan yang ada disini, ada seribuan per hari bisa dilaksanakan,” katanya, Selasa (20/9).


Ia menyebut ada 20 persen dari warganya yang mendapat BLT BBM. Ada dua kelompok KPM yang mendapatkan BLT BBM dengan nominal berbeda, sebagian mendapat Rp 500 ribu berikut dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sebagian lagi Rp300 ribu tanpa BPNT.

“Mudah-mudahan membantu mengurangi beban masyarakat,” ungkapnya.

Total jumlah KPM penerima BLT BBM untuk wilayah Kota Bekasi sebanyak 79.584, mengalami penambahan dari jumlah sebelumnya 65.975 KPM. Sampai dengan siang kemarin, total BLT BBM yang sudah terdistribusi sebanyak 64.376 atau 80 persen dari total KPM.

“Sisanya yang 15.208 itu nanti bertahap sampai dengan tanggal 30 nanti,” terang Deputi Eksekutif General Manager KCU PT POS Bekasi, Anton Chrisna Sutantyo.

Setelah tanggal 30, Anton mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu keputusan dari pemerintah, apakah terjadi penambahan KPM atau tidak yang harus didistribusikan oleh KCU PT POS Bekasi. Di awal bulan Oktober, tepatnya tanggal 1 dan 2 jika ada tambahan waktu distribusi, pihaknya akan membuka loket komunitas di kantor Pos untuk warga yang belum mencairkan BLT BBM.

“Kita siapkan pelayanan pengaduan, misalnya beliau belum mendapatkan undangan, kemudian kamu akan track di WA yang kami dapatkan dari Kemensos, kalau ada disitu namun undangan belum diterima, akan bisa kami proses,” tambahnya. (sur)