Capaian PAD belum Sentuh Target

ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan terparkir di Jalan Pramuka Kota Bekasi, belum lama ini. PAD Kota Bekasi utamanya dari sektor pajak parkir masih jauh dari target. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI. 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Memasuki akhir triwulan III, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi masih belum menyentuh target. Hingga saat ini capaian PAD baru di angka 66,66 persen. Diketahui target PAD Kota Bekasi tahun 2022, sebesar Rp 2,8 triliun lebih, saat ini baru tercapai di angka Rp1,8 triliun lebih, berdasarkan hasil laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi periode 9 hingga 15 September 2022

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati mengatakan, bahwa target PAD di Triwulan III ini masih belum maksimal, karena seharusnya targetnya itu sudah di angka 75 persen. Oleh sebab itu, pihaknya berharap capaian target bisa dikejar oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.


“Jadi, kalau terkait capaian target PAD Kota Bekasi sampai dengan Triwulan III ini masih baru 66,66 persen, padahal seharusnya itu sudah 75 persen. Untuk itu kami mendorong setiap OPD bisa meningkatkan kinerjanya untuk capaian target PAD,” kata politisi Gerindra ini.

Murfati menegaskan, pihaknya bakal terus memantau kinerja para OPD untuk bisa mengejar target PAD tercapai sesuai dengan yang telah ditetapkan, agar pembangunan di Kota Bekasi khususnya yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat terlaksana.


“Jadi, berkaitan dengan capaian PAD ini bisa tercapai dari kinerja setiap OPD, sedangkan untuk meningkatkan kinerja OPD kami akan terus memantau kinerjanya, agar capai target kita itu bisa tercapai. Terlebih, dari capaian target ini masih dibawah target di Triwulan III yang seharusnya bisa capai 75 persen” sambungnya.

Murfati menjelaskan capaian target yang menjadi sorotannya, dari sektor pajak parkir yang sejauh ini baru sebesar 44,84 persen, atau sebesar Rp 26,1 miliar dari target Rp 58,3 miliar.

Terlepas dari minimnya PAD parkir namun pihaknya mengapresiasi pendapatan lain, terutama di sektor pajak PBB dan lainnya yang menunjukkan angka peningkatan.

“Jadi, pada umumnya untuk sektor lainnya itu sudah beranjak naik. Seperti
pajak PBB saat ini sudah mencapai 70,84 persen dari target sebesar Rp 562.307.616.250, dimana hingga Triwulan III sampai 15 september 2022 telah diperoleh Rp 398.351.293.464,” tandasnya.

Terpisah, Plt Bapenda Kota Bekasi, Nadih Arifin mengaku, bahwa pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan pendapatan daerah hingga penghujung tahun 2022.

Bahkan, beberapa upaya strategis diklaim sudah dilakukan untuk menggenjot perolehan PAD dari sektor pajak.”InsyaAllah sampai akhir tahun 2022 nanti, capaian target itu bisa tercapai, karena kami juga terus berupaya meningkatkan kinerja,” tandasnya. (mhf)