Persipasi 1, Citereup Raya 0, Pelatih Kecewa Wasit

Pemain Persipasi dan pemain Citereup Raya dalam laga lanjutan Liga 3 Seri Jawa Barat di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (30/9).

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Laga lanjutan Liga 3 Seri Jawa Barat antara Persipasi Bekasi versus Citereup Raya, Jumat (30/9) berlangsung sengit.


Bermain di hadapan suporter fanatiknya bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga, Persipasi nyaris kehilangan poin.

Tim berjuluk Laskar Patriot itu harus bersusah payah memetik poin di kandang sendiri. Anak-anak asuh Tias Tano Taufik baru berhasil menjebol gawang lawan di menit-menit akhir babak pertama.


Gol semata wayang Laskar Patriot tercipta berkat sepakan pemain Persipasi Ardantyo Gilang di menit ke 46.

Skor 1-0 untuk Persipasi bertahan hingga peluit akhir babak kedua ditiup wasit.

Kepemimpinan wasit di laga keempat Persipasi kali ini cukup kontroversi. Hal itu dikeluhkan pelatih Citereup Raya Oriyanto.

Dalam konfrensi persnya, Oriyanto mengaku kecewa dengan sikap wasit yang terlalu condong ke tuan rumah. Menurutnya ada kebijakan tidak tepat diambil wasit dari beberapa pelanggaran yang terjadi. Di babak pertama ada dua kali sliding tidak kena siapa-siapa.

“Lalu pemain saya dipukul, tapi yang dapat kartu pemain saya. Itu yang membuat saya kecewa dengan keputusan wasit,” ungkapnya.

Meski begitu, Oriyanto cukup sportif. Dia mengaku salut dengan permainan anak-anak Laskar Patriot. “Kita kecolongan. Serangan Persipasi cepat sekali. Jadi mungkin ini karena faktor kelelahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Persipasi Tias Tano Taufik mengatakan, keputusan wasit adalah hal mutlak dalam sebuah pertandingan. Apalagi jalannya pertandingan cukup panas antara anak asuhnya dengan para pemain Citereup Raya.

“Intinya keputusan wasit itu mutlak. Saya juga tidak menyalahkan wasit, tapi itulah yang terjadi dalam sepakbola,” tandasnya. (pay)