Berita Bekasi Nomor Satu

Wali Kota Bekasi Lepas Tim Tajimalela FA U-10 ke Kuala Lumpur Cup 2026

Tim Tajimalela FA U-10 foto bersama dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/4). FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Suasana penuh semangat mewarnai pelepasan tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Tajimalela Football Academy (FA) U-10 Kota Bekasi yang akan berlaga di ajang Kuala Lumpur Cup 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/4).

Dalam seremoni tersebut, para pemain muda tampil percaya diri di hadapan orangtua, pelatih, dan jajaran pemerintah daerah. Mereka bahkan secara langsung menyampaikan target tinggi, yakni meraih juara pertama dalam turnamen internasional tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) Tajimalela FA, Uki Ifwa, mengapresiasi tingginya rasa percaya diri para pemain yang memasang target juara pada turnamen tersebut.

“Dari Pak Wali Kota Bekasi tadi menyampaikan target dari anak-anak dengan penuh kepercayaan diri, anak-anak menyampaikan ke Pak Wali Kota targetnya adalah juara satu,” ujar Uki.

Ia menjelaskan bahwa, tim Tajimalela FA U-10 akan menghadapi klub-klub sepak bola terbaik dari berbagai negara di Asia. Turnamen dijadwalkan berlangsung mulai 2 Mei 2026.

Uki berharap keikutsertaan tim Tajimalela FA U-10 ini dapat menjadi momentum percepatan restrukturisasi fasilitas olahraga, khususnya pembangunan stadion yang sebelumnya sempat disampaikan Presiden saat tim tersebut menjuarai Singa Cup 2025 di Singapura.

Menurutnya, pembenahan fasilitas olahraga sangat penting agar dapat menunjang pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.

“Kami harap mudah-mudahan infrastruktur yang ada di Tajimalela juga bisa segera direalisasikan.

Karena Pak Presiden sempat menyampaikan waktu itu akan membangun stadion di Tajimalela 2, artinya direstrukturisasi yang mudah-mudahan itu bisa segera terrealisasi,” katanya.

Sementara itu, Jefriansyah, orangtua dari pemain Tajimalela FA U-10, Sakti Abrar Radhiansyah, menilai sistem pembinaan dan pembagian pemain di klub tersebut sudah berjalan baik.

Menurutnya, tim rutin mengikuti berbagai turnamen dan seluruh pemain merupakan hasil pembinaan internal tanpa menggunakan pemain dari luar.

“Untuk pembinaan dan pembagian pemain sudah bagus. Tim Tajimalela juga sering ikut turnamen dan nggak ada pemain cabutan,” ujarnya.

Ia pun berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat memberikan perhatian lebih terhadap para pemain muda yang membawa nama daerah di berbagai ajang. Dukungan yang diharapkan tidak hanya berupa motivasi, tetapi juga bantuan materi, fasilitas, serta kebutuhan lain yang menunjang perkembangan atlet muda Kota Bekasi.

“Harapan kami sebagai orang tua pastinya SSB yang ada di sini ketika dari pemerintah, khususnya Wali Kota Bekasi, tahu bahwa ada calon-calon yang mewakili nama Bekasi, bisa disupport secara materi, secara fasilitas dan hal lainnya,” pungkasnya. (zak)