Waspada Gagal Ginjal Akut Serang Anak, Perhatikan Ini Gejalanya

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan RI mencatat di Indonesia setidaknya ada 189 kasus gagal ginjal pada anak hingga Oktober 2022.

Kasus gagal ginjal dalam dua bulan terakhir meningkat dan menyerang anak usia enam bulan hingga 18 tahun. Gejala umum yang sering tampak pada anak yang menderita gagal ginjal antara lain diare, mual ,muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah urine yang masih sedikit atau tidak buang air kecil sama sekali.


Dokter spesialis anak dr. Fitria Mahrunnisa meminta para orang tua memantau gejala infeksi dalam 14 hari terakhir jika anaknya sedang sakit.

Ia menjelaskan gejala infeksi yang patut diwaspadai dalam 14 hari terakhir itu adalah demam, gejala pernapasan seperti batuk, pilek, atau gejala saluran pencernaan seperti diare dan muntah.


Kasus gangguan ginjal akut banyak dijumpai pada anak usia di bawah lima tahun dan saat ini sudah menyebar ke sejumlah kota besar di Indonesia.

Selain melihat gejala demam, orang tua juga harus memperhatikan perubahan pada warna urine anak dan intensitas buang air kecilnya. “Jadi, gangguan ginjal akut itu pasti kelihatannya dari urine. Jika hanya ringan itu pipisnya seperti hanya berkurang atau lebih pekat,” ucapnya.

Jika gejala gangguan ginjal akut sudah lebih berat, muncul tanda kegawatan pada anak, yakni mengalami penurunan kesadaran, gangguan nafas sampai sesak nafas. (jpnn)