Pulang Dugem, Diduga Anggota Ormas Ditemukan Tewas

GARIS POLISI: Polres Metro Bekasi memasang garis polisi di pintu masuk Ruko Bekasi Fajar, yang berada di kawasan industri MM2100, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang pria berinisial RP (48) ditemukan tewas tergeletak di depan pintu masuk Ruko Bekasi Fajar, yang berada di kawasan industri MM2100, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu dini hari (8/1).

Korban yang diduga merupakan anggota ormas ini, ditikam Orang Tidak Dikenal (OTK) usai bersitegang di hiburan malam, sehingga mengalami luka sabetan senjata tajam (sajam) di bagian perut.


Menurut keterangan warga sekitar, Satria (28), saat itu dirinya sedang melintas untuk berbelanja ke pasar. Lalu melihat banyak anggota polisi di lokasi kejadian, karena penasaran, dirinya menghampiri dan melihat ada mayat yang tergeletak. Namun ia tidak bisa mengungkapkan secara rinci penyebab tewasnya pria yang bersimbah darah tersebut.

“Saya nggak tahu korbannya, tapi kalau dilihat, pakai loreng-loreng (seragam),” ujarnya saat dimintai keterangan di lokasi kejadian, Minggu (8/1).


Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menjelaskan, kejadian ini berawal ketika korban bersama saksi NR dan IJ menghadiri undangan wakil ketua ranting ormas di Cibuntu, Cibitung. Kemudian, acara dilanjutkan ke tempat hiburan malam dengan berjoget di lantai tiga sebuah kafe.

“Saat berjoget, saksi bersenggolan dengan OTK. Diduga pelaku seorang pria yang menggunakan baju kemeja kotak-kotak, dan terjadi cekcok hingga perkelahian,” tuturnya.

Kata Gidion, saksi NR sempat ditampar terduga pelaku, lalu dilerai oleh IJ. Saat itu, korban masih berada di kafe, kemudian sekitar pukul 01.30 WIB, NR dan istrinya memutuskan pulang, karena sudah menjelang pagi. Sesampainya di jembatan tol ke arah PT Maspion, NR dihadang oleh enam orang dengan mengendarai tiga sepeda motor, salah satunya diduga pria yang ada di kafe ketika terjadi keributan.

Melihat akan dihadang, NR langsung memutar balik kendaraannya menuju kafe, dan saat di parkiran melaporkan kejadian yang dialaminya kepada korban. Lalu, korban RP langsung mengecek seorang diri ke arah jembatan, selang sepuluh menit, saksi IJ melihat satu motor matic putih masuk ke TKP, yakni Ruko Bekasi Fajar, kawasan industri MM2100, Desa Gandamekar, Cikarang Barat.

Selanjutnya, motor tersebut langsung tancap gas keluar ruko. Melihat hal tersebut, IJ mengejar dengan menggunakan mobil, kemudian saat di pintu keluar, dirinya melihat korban RP sudah dalam keadaan terkapar.

“Diduga korban ditikam oleh terduga pelaku. Korban mengalami robek pada bagian perut yang diduga akibat sabetan benda tajam,” beber Gidion. (pra)