Persib Bandung Pilih Stadion WM Putaran Kedua Liga 1

Persib Bandung Pilih Stadion WM Putaran Kedua Liga 1

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi belum menerima surat atau pemberitahuan secara resmi dari pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, adanya rencana Persib Bandung yang akan menjadikan Stadion Wibawa Mukti sebagai kandang (home base) pada putaran kedua Liga 1.

Walaupun secara resmi, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, sudah menyatakan bahwa akan melanjutkan pertandingan putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion kebanggaan warga Kabupaten Bekasi ini, untuk sementara. Persib Bandung akan menggunakan Stadion Wibawa Mukti hingga gelaran Piala Dunia U-20 berakhir pada Mei 2023.


“Itu baru jadwal dari Persib Bandung, tapi kami belum ada pemberitahuan atau surat dari LIB,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, kepada Radar Bekasi, Kamis (12/1).

Sesuai jadwal pada laga perdana putaran kedua Liga 1 2022/2023, Persib Bandung akan bertanding melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (16/1).


Menyikapi itu, mantan Kepala BPBD Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, memang pihak Persib Bandung sudah bersurat, tetapi surat tersebut belum dijawab. Karena belum ada pemberitahuan dari pihak LIB.

“Memang kalau dari Persib Bandung sudah bersurat, tapi belum kami jawab. Kami masih menunggu hasil audit, karena ada perbaikan-perbaikan. Makanya kami masih mempertimbangkan, juga masih menunggu koordinasi dari Polres Metro Bekasi,” ucap Henri.

Dari surat yang dilayangkan Persib Bandung, kata Henri, bahwa Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sedang diperbaiki untuk persiapan Piala Dunia. Sehingga untuk sementara, Stadion Wibawa Mukti akan dijadikan sebagai home base. Sedangkan saat ini, Stadion Wibawa Mukti masih menjadi home base Bhayangkara FC. Oleh karena itu, dirinya akan berbicara dengan pihak Bhayangkara FC.

“Kami belum sempat ngobrol dengan pihak Bhayangkara FC. Namun kami akan berkirim surat ke Persib Bandung, sehingga jangan sampai terjadi kesalahan, sambil menunggu hasil audit,” terang Henri. (pra)