Ukraina Minta Kiriman Tank Leopard 2 Jerman Hajar Rusia

Tank Leopard 2.(YouTube).

RADARBEKASI.ID, KIEV – Ukraina meminta bantuan Jerman mengirimkan tank Leopard 2 untuk menghajar Rusia.

Tank Leopard 2 adalah jenis tank tempur andalan Jerman. Tank ini dianggap sangat penting bagi Ukraina untuk melawan gempuran Rusia.


Utusan diplomatik Kiev di Berlin mengatakan negaranya membutuhkan tank Leopard 2 buatan Jerman untuk melawan Rusia secepat mungkin.

BACA JUGA: Ini Bocoran Berakhirnya Perang Ukraina vs Rusia versi Mantan Intel Cantik KGB


Sementara itu, produsen tank Leopard 2 mengatakan butuh waktu hingga 2024 untuk tanknya siap diekspor.

Duta Besar Ukraina di Berlin, Oleksii Makeiev, mendesak pemerintah Jerman untuk segera menyediakan tank tempur Leopard 2 untuk negaranya.

“Senjata Jerman, terutama tank Leopard 2, sangat penting untuk bertahan dari serangan Rusia,” kata Oleksii Makeiev kepada kantor berita Jerman.

BACA JUGA: Pembunuh Anggota Ormas PP Ditangkap di Rest Area

”Kami memiliki sedikit waktu untuk berdiskusi. Dan kami berharap sekutu kami memahami itu dan bertindak dengan tepat,” tambahnya.

Jerman menghadapi tekanan baru untuk memberi bantuan Ukraina sejumlah tank Leopard 2. Inggris sebelumnya mengumumkan akan mengirim tank Challenger 2 untuk mendukung upaya Ukraina melawan Rusia.

Seruan Makeiev juga datang beberapa hari sebelum pertemuan menteri pertahanan dari sekutu Barat Ukraina di pangkalan udara Ramstein AS di Jerman barat untuk membahas dukungan militer lebih lanjut untuk perang melawan Rusia.

“Kami tidak meminta tentara Jerman atau tentara Amerika, hanya senjata,” kata Makeiev.

Jerman Masih Ragu

Sementara itu, Jerman telah menjadi salah satu pendukung militer utama Ukraina.

Awal bulan ini, Jerman setuju untuk bergabung dengan AS dan Prancis dalam mengirimkan kendaraan tempur lapis baja ke Ukraina.

Sayangnya, pemerintah Jerman sejauh ini ragu-ragu untuk mengirim tank tempur utama Leopard 2 ke Ukraina.

Jerman mengatakan itu hanya akan dilakukan jika ada kesepakatan di antara sekutu utama Ukraina, khususnya Amerika Serikat.

Seorang juru bicara pemerintah Jerman mengatakan belum menerima permintaan resmi dari negara-negara tersebut untuk mengekspor tank ke Ukraina.

Mereka akan memerlukan izin atau berisiko melanggar aturan ekspor ulang. (jpc)