Berita Bekasi Nomor Satu

Perserosi Melangkah ke PON XXI

TINJAU ATLET: Ketua Umum Perserosi Jawa Barat, Abdul Haris Sugondo, bersama jajarannya berbincang dengan atlet sepatu roda dan freestyle di lokasi pemusatan latihan Grand Wisata Tambun Selatan, Selasa (20/2). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jawa Barat berhasil lolos kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Dalam babak kualifikasi, Perserosi Jabar meraih peringkat ketiga dengan lima medali emas dan dua perunggu, berada di bawah DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Dengan prestasi ini, Perserosi Jabar mendapatkan kuota 11 atlet sepatu roda dan tiga freestyle untuk bertanding pada September mendatang.

Perseori Jabar kini membuka seleksi terbuka pada 29 Februari untuk memilih delapan atlet yang akan berlaga di PON XXI. Para atlet yang terdaftar akan mengikuti tes seleksi pada 9 Maret untuk bergabung dalam tim PON XXI. Hingga saat ini, Perserosi Jabar baru memiliki enam atlet inti.

“Speed 11 atlet dari freestyle 3 atlet jadi ada 14 atlet dari dua kategori itu. Untuk atlet-atlet kemarin itu melalui seleksi. Jadi dipilih yang terbaik kebetulan yang terbaik kemarin dari Kota Bandung, Karawang, Bekasi Kota Kabupaten. Jadi kita membuat satu tim bahwa di PON XXI ini persiapannya insyaallah akan lebih baik melalui kajian tim terbaik untuk membina atlet-atlet yang bertanding di PON XXI 2024 di Aceh-Sumut,” ujar Ketua Umum Perserosi Jawa Barat, Abdul Haris Sugondo saat meninjau International Skating Arena Grand Wisata Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Selasa (20/2).

BACA JUGA: Dualisme Perserosi Kabupaten Bekasi Hambat Latihan Atlet

Pada PON XXI, Perserosi Jabar menargetkan dapat menyumbang lima medali emas. Para atlet saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di trek sepatu roda Grand Wisata.

Dipilihnya Kabupaten Bekasi menjadi lokasi pemusatan latihan itu karena trek sepatu roda Grand Wisata itu memenuhi syarat kelayakan standar nasional.

“Sepatu roda itu kan olahraga yang terukur ya. Jadi semua sudah punya perhitungannya jadi kemarin sudah dipilih beberapa atlet yang kita persiapkan untuk berlaga. Dibantu manajemen Grand Wisata di bawah pengawasan Dispora kabupaten bekasi, kita pilih sebagai sarana latihannya karna tempat latihannya memenuhi syarat untuk pelatihan,” tambahnya.

Sementara itu, Atlet Sepatu Roda kontingen Kota Bekasi, Radika Rais Ananda (25), mengatakan telah melakukan pemusatan latihan selama tiga minggu. Ia optimis dapat meraih lima emas sesuai yang ditargetkan.

Pasalnya, saat babak kualifikasi, Radika mampu menyumbang dua medali emas.
“Target lima emas insya allah bisa karena sebelumnya di Pra PON, aku sendiri dapat dua emas. Jadi buat ngejar ke depan sangat berpeluang buat Jawa Barat, apalagi di Aceh kan semuanya baru,” tandasnya. (ris)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin