RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Di balik kemegahan Hotel Raffles, Kuningan, yang menjadi saksi bisu bersatunya El Rumi dan Syifa Hadju, sebuah fakta baru mengenai prosesi akad nikah mereka akhirnya terungkap ke publik. Minggu (26/4/2026), momen yang paling dinanti tersebut ternyata menyimpan cerita sakral yang emosional.
Berbeda dengan pernikahan pada umumnya di mana wali berasal dari keluarga inti, terungkap bahwa Syifa Hadju menggunakan Wali Hakim untuk meresmikan ikatan sucinya dengan putra kedua Ahmad Dhani tersebut.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Habib Usman bin Yahya yang hadir di lokasi. Ia menegaskan bahwa pihak penghululah yang bertindak sebagai wali dalam prosesi tersebut.
“Wali nikahnya itu penghulunya. Iya wali hakim, pakai wali hakim tadi,” jelas Habib Usman singkat namun tegas saat ditemui awak media.
Meskipun menggunakan wali hakim, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi kesakralan acara. Justru, suasana hening dan penuh kekhusyukan menyelimuti seluruh ruangan saat ijab kabul berlangsung.
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah kesiapan mental El Rumi. Habib Usman memuji habis-habisan bagaimana El mengucapkan kalimat kabul dengan satu tarikan napas tanpa ada pengulangan.
“Tadi acaranya Masya Allah sangat khidmat, tenang. El Masya Allah pas kalimat ijab kabulnya tegas dan sekali doang, sekali selesai,” ungkap suami Kartika Putri tersebut.
Habib Usman bahkan berkelakar bahwa El tampak sangat siap, seolah sudah belajar matang sebelum hari-H.
“Pas bilang ‘saya terima nikahnya’ Masya Allah, tegas, berani, lantang, sudah belajar kayaknya,” tambahnya sambil tersenyum.
Selama prosesi berlangsung, suasana emosional menyelimuti kedua mempelai. Syifa Hadju tampil mempesona dan tak kuasa menahan haru saat dirinya resmi menyandang status sebagai istri.
“Bahagia, senyum… tadi terharu,” kenang Habib Usman saat menggambarkan ekspresi Syifa.
Kebahagiaan serupa juga menjalar ke seluruh anggota keluarga yang hadir, menciptakan atmosfer pernikahan yang penuh cinta dan kelegaan.
Hadir bukan sebagai saksi, melainkan sebagai penceramah dan pembaca doa, Habib Usman memberikan wejangan khusus bagi pasangan “ElSyifa”.
Ia berharap pernikahan ini bisa menjadi kompas bagi anak muda lainnya dalam membangun rumah tangga.
“Yang terpenting adalah kalau buat laki-laki harus sayangi istrinya, muliakan istrinya… dan sebagai seorang istri, menghormati, cintai, sayangi suaminya,” tuturnya.
“Semoga rumah tangganya Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah. Di dalamnya keluarga El dan Syifa mendapatkan ketenangan dan cinta dari Allah SWT. Dan menjadi contoh bagi rumah tangga anak muda lainnya,” tutup Habib Usman.
Pernikahan ini menjadi bukti bahwa kesiapan mental dan spiritual jauh lebih penting daripada sekadar seremoni. Kini, El Rumi dan Syifa Hadju telah resmi menapaki kehidupan baru yang diharapkan penuh keberkahan. (mna)









