Berita Bekasi Nomor Satu

Tak Ada “Karpet Merah” untuk Asep Surya Atmaja, Kursi Ketua Partai Buruh Bekasi Mengarah ke Surohman

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Surohman. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Partai Buruh Kabupaten Bekasi telah mengusulkan kandidat calon nakhoda baru usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Maret 2026 lalu.

Namun, nama Asep Surya Atmaja tidak masuk dalam daftar usulan tersebut. Padahal sebelumnya, Asep yang diusung Partai Buruh pada Pilkada 2024 sempat digadang-gadang bakal mendapat “karpet merah” untuk memimpin partai.

Pengurus Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi justru lebih memilih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Surohman, sebagai calon ketua untuk memimpin lima tahun ke depan.

“Muscab Exco Kabupaten Bekasi pas bulan puasa Ramadan. Kalau ketua terpilihnya sesuai usulan, saya sendiri,” ujar Surohman, kepada Radar Bekasi, Rabu (29/4).

Surohman menjelaskan, internal partai sebenarnya memberikan keleluasaan bagi siapa pun yang ingin maju sebagai Ketua Exco Kabupaten Bekasi, termasuk Asep Surya Atmaja yang saat ini menjabat Plt Bupati Bekasi. Namun, dalam usulan yang masuk dari pengurus daerah tidak terdapat nama Asep Surya Atmaja.

“Sebelum adanya Muscab harus mengisi lima, ketua, sekretaris, bendahara, dan keterwakilan perempuan dua. Kalau yang kemarin diusulin nggak ada nama beliau (Asep), karena beliau masih tercatat sebagai Bapilu Exco Kabupaten Bekasi. Ini disampaikan ke Exco Pusat untuk dibawa ke Presidium,” ucapnya.

Meski demikian, hingga kini Surat Keputusan (SK) ketua beserta struktur kepengurusan belum diterbitkan oleh pimpinan pusat. Hal itu lantaran masih adanya dinamika internal, khususnya terkait tidak diusulkannya nama Plt Bupati Bekasi dalam struktur pengurus.

“Kalau SK dari Exco pusat kita belum dapat. Hari ini kita terus melakukan diskusi dan komunikasi juga terkait bagaimana tentang susunan atau formatur di Exco Kabupaten Bekasi. Semua partai masing-masing punya dinamika, termasuk Partai Buruh,” ungkapnya.

Sebagai calon ketua yang diusulkan, Surohman menyatakan siap memberikan posisi kepemimpinan kepada Asep Surya Atmaja apabila hal tersebut menjadi keputusan pimpinan pusat. Terpenting, dia menilai, semua pengurus bergerak bersama untuk membangun Partai Buruh di Kabupaten Bekasi.

“Kalau saya dari awal dimanapun posisinya selalu siap. Kalau amanah itu diberikan saya selalu siap, tapi seandainya amanah itu jatuh ke Dokter Asep pun, saya siap. Intinya saya siap ditaro dimanapun,” tuturnya.

Dari hasil komunikasi dengan pengurus Exco, Asep Surya Atmaja disebut masih ingin fokus menjalankan tugasnya di eksekutif sebagai Plt Bupati Bekasi.

“Kalau selama ini beliau (Asep) masih ingin fokus di eksekutif,” katanya.

Keputusan terkait siapa yang akan menakhodai Partai Buruh Kabupaten Bekasi ditargetkan rampung pada awal Mei 2026. Pasalnya, SK kepengurusan dibutuhkan untuk keperluan administrasi partai.

“Kalau putusan ini saya belum bisa menyampaikan karena masih terus penjajakan komunikasi, ya penginnya di awal Mei ini harus clear. Setelah May Day harus clear, karena terkait administrasi juga kedepannya terkait tentang SK,” ucapnya. (pra)