RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kali alam di lingkungan RT 02 RW 025, Kelurahan Kaliabang Tengah, nyaris kehilangan daya tampung akibat sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena aliran air semakin tersendat dan berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan saat curah hujan tinggi.
Keluhan warga terkait pendangkalan kali tersebut akhirnya ditindaklanjuti pemerintah. Warga sebelumnya telah melaporkan kondisi kali alam yang dipenuhi endapan tanah dan lumpur agar segera dilakukan normalisasi.
Menindaklanjuti laporan itu, Lurah Kaliabang Tengah Ahmad Hidayat bersama tim dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
“Hasil monitoring menunjukkan kali alam memang sudah dipenuhi sedimentasi dan membutuhkan pengerukan segera,” ujar Ahmad Hidayat.
Dari hasil pemantauan tersebut, tim pematus DBMSDA merencanakan pengerukan untuk mengangkat endapan yang selama ini menghambat aliran air.
“Dalam waktu dekat pengangkatan sedimentasi akan dilakukan agar fungsi kali kembali optimal,” katanya.
Ahmad memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan DBMSDA agar penanganan tidak berhenti pada tahap survei, melainkan segera direalisasikan di lapangan.
Menurutnya, pengerukan menjadi langkah penting untuk mengembalikan kapasitas tampung dan kelancaran aliran kali yang saat ini mengalami pendangkalan cukup parah.
“Harapannya setelah sedimentasi diangkat, aliran air kembali lancar sehingga dampak negatif yang berpotensi muncul dapat diminimalkan,” tandasnya. (pay)











