RADARBEKASI.ID, BEKASI — Ratusan warga memadati jalan-jalan di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, saat mengikuti Kirab Budaya 1 Sura Tahun 1960 Saka Nusantara, Selasa (16/6) malam. Tradisi tahunan itu tak sekadar menjadi perayaan pergantian tahun, tetapi juga momentum menjaga warisan budaya dan mengenang jasa para leluhur.
Kirab yang digelar oleh Aliran Kebatinan Perjalanan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Selain sebagai ungkapan syukur menyambut Tahun Baru Saka, kegiatan itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur serta rasa syukur atas kelestarian alam yang masih terjaga.
Camat Jatiasih Dian Herdiana mengapresiasi penyelenggaraan kirab budaya yang dinilainya mampu menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Selain kirab budaya, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas jasa para leluhur dan kelestarian alam yang masih bisa dirasakan hingga saat ini,” ujar Dian, Rabu (17/6).
Menurutnya, kirab tersebut diikuti ratusan anggota dan warga Aliran Kebatinan Perjalanan yang berasal dari Kecamatan Jatiasih, Jatisampurna, Bantargebang, Rawalumbu, hingga Pondok Melati.
Dian menilai Kirab Budaya 1 Sura memiliki nilai historis dan budaya yang kuat sehingga layak dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
“Kirab budaya ini merupakan ikon yang harus didukung dan dilestarikan,” katanya.
Ia bahkan melihat kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu agenda budaya unggulan di Kota Bekasi, khususnya di wilayah Jatiasih. Namun, pengembangannya perlu dilakukan secara bertahap dengan melibatkan komunitas budaya, masyarakat, dan perangkat daerah terkait.
Menurut Dian, pelestarian budaya tidak hanya penting untuk menjaga tradisi leluhur, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang keberagaman budaya yang hidup di Kota Bekasi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang refleksi dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menarik minat masyarakat untuk mengenal keberagaman budaya sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa,” tandasnya. (pay)











