Berita Bekasi Nomor Satu

Ruben Onsu Bongkar Momen Tak Nyaman Saat Bertemu Anak Sambil Dibuntuti Giorgio Antonio: Saya Ayah Kandungnya

Potret Ruben Onsu. Foto: dok.Instagram @ruben_onsu

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Perselisihan yang terjadi pasca perceraian kini disebut semakin memanas dan berdampak pada hubungan Ruben dengan kedua putrinya, Thalia dan Thania.

Melalui unggahan di media sosial, Ruben membagikan kronologi yang menurutnya menjadi salah satu momen paling menyakitkan saat berusaha bertemu dengan anak-anaknya. Insiden tersebut terjadi pada 12 Oktober 2025, ketika Thalia dan Thania tampil dalam sebuah pertunjukan balet.

Saat itu, Ruben hadir untuk menyaksikan penampilan kedua putrinya. Ia datang dengan membawa buket bunga dan berharap dapat mengabadikan momen bersama anak-anaknya setelah acara selesai. Sementara itu, Thalia dan Thania diketahui hadir bersama rombongan Sarwendah.

Menurut penuturan Ruben, masalah bermula ketika Thania telah menyelesaikan penampilannya. Ia berusaha menemui putri bungsunya dengan menghubungi pengasuh yang mendampingi sang anak. Ruben bahkan meminta agar kostum balet Thania tidak segera diganti karena ingin berfoto terlebih dahulu bersama putrinya.

Namun keinginannya tersebut tidak berjalan mulus. Ruben mengaku tidak diperbolehkan keluar dari ruangan oleh petugas keamanan karena pertunjukan masih berlangsung. Ia kemudian meminta pengasuh dan Thania untuk menunggunya hingga dirinya bisa keluar dari area studio.

Di tengah situasi tersebut, Ruben mengungkapkan bahwa Sarwendah mengirimkan pesan suara bernada marah kepadanya. Akibatnya, kesempatan pertama untuk bertemu Thania pun gagal terlaksana. Thania bersama Sarwendah, Giorgio Antonio, serta anggota rombongan lainnya kembali masuk ke dalam studio untuk menyaksikan penampilan Thalia.

Ruben kemudian kembali ke tempat duduknya untuk menonton penampilan putri sulungnya. Namun di tengah pertunjukan, Thania terlihat keluar dari studio bersama pengasuh, sepupu, dan Giorgio Antonio. Mengetahui hal tersebut, Ruben langsung memanfaatkan kesempatan untuk menemui putrinya.

Meski akhirnya dapat bertemu, Ruben mengaku merasa tidak nyaman karena selama momen tersebut dirinya terus diikuti oleh Giorgio Antonio. Menurut Ruben, kehadiran Giorgio yang terus berada di dekat mereka membuat dirinya merasa diawasi saat sedang menghabiskan waktu bersama sang anak.

Baca Juga: Ruben Onsu Sambangi KPAI, Siapkan Gugatan Baru terhadap Sarwendah?

Melalui unggahannya, Ruben menyampaikan kekecewaannya karena merasa perannya sebagai ayah kandung tidak dihargai. Ia bahkan mengaku merasa diperlakukan layaknya seseorang yang harus diawasi secara terus-menerus.

Ruben menegaskan bahwa dirinya masih menjalankan tanggung jawab sebagai ayah, termasuk memberikan nafkah kepada anak-anaknya. Karena itu, ia mempertanyakan alasan dirinya harus terus dipantau ketika sedang bersama putrinya.

“Dalam acara ini saya masih memberikan nafkah dan saya adalah ayah kandungnya. Kalau soal hubungan kalian, silakan, itu bukan urusan saya. Namun yang menjadi urusan saya sebagai ayah adalah ketika Anda mulai mengambil bagian dalam peran yang bukan hak Anda. Tidak perlu menjaga atau mengawasi seolah-olah saya ini penjahat atau penculik,” tulisnya, dikutip Senin (22/6).

Ketegangan tidak berhenti di situ. Ruben mengungkapkan bahwa saat dirinya sedang menikmati momen bersama Thania, Sarwendah datang dan mengajak putrinya untuk berfoto. Dalam situasi tersebut, Thania disebut sempat memegang tangan Ruben dan meminta digendong oleh sang ayah.

Ruben kemudian menggendong putrinya. Namun menurut pengakuannya, Sarwendah terus meminta Thania untuk mengikutinya. Tak lama kemudian, Thania akhirnya turun dari gendongan Ruben dan kembali bersama ibunya.

Setelah penampilan balet selesai, Ruben kembali memasuki studio untuk menemui Thalia. Ia menyerahkan buket bunga yang telah dipersiapkannya dan mengabadikan momen singkat bersama putri sulungnya tersebut.

Ruben mengaku senang bisa melihat langsung penampilan anak-anaknya dan mendapatkan kesempatan berfoto bersama, meski waktunya tidak berlangsung lama. Setelah itu, ia memilih meninggalkan lokasi acara.

Dalam unggahan yang sama, Ruben juga menyampaikan pesan yang diduga ditujukan kepada pihak tertentu. Ia mengingatkan agar tidak merasa bangga karena mengetahui rahasia atau masa lalu orang lain. Menurutnya, apa yang dianggap sebagai aib oleh manusia belum tentu dipandang sama di hadapan Tuhan.

Ruben juga menegaskan pentingnya menjaga ucapan dan menghormati sesama. Ia mengaku telah belajar banyak dari pengalaman hidup yang dilaluinya dan kini berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

“Jangan bangga karena merasa memiliki atau mengetahui rahasia orang lain. Belum tentu apa yang kalian anggap aib adalah aib di mata Tuhan. Jangan sampai suatu hari justru aib kalian sendiri yang dibukakan oleh Tuhan, lalu kembali menuduh orang lain sebagai buzzer. Dalam keyakinan apa pun, saya yakin ada ajaran untuk menjaga lisan dan menghormati sesama. Karena itu, baca baik-baik tulisan saya ini,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Ruben mengungkapkan rasa syukur karena mampu melewati berbagai fase sulit dalam hidup. Ia menilai masa lalu seharusnya dijadikan pelajaran untuk memperbaiki diri, bukan terus-menerus dijadikan bahan untuk menyerang orang lain.

Baca Juga: Sarwendah Dikabarkan Rugi Rp20 Miliar Usai Dihujat dan Diboikot, Ternyata Ini Faktanya!

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa melewati masa lalu saya. Saya sudah menjalaninya dan belajar darinya. Masa lalu seseorang bukanlah tanggung jawab kita untuk terus diungkit, tetapi menjadi pelajaran agar kita bisa melanjutkan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, Allah telah mengubah hidup saya menjadi lebih baik,” ujar Ruben.

Diketahui, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah memang masih diwarnai berbagai polemik setelah perceraian mereka. Perselisihan terkait hak asuh anak hingga persoalan nafkah beberapa kali menjadi perbincangan publik.

Belakangan, Ruben juga mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan terkait hak asuh anak. Ia menegaskan bahwa perjuangannya saat ini semata-mata bertujuan untuk mendapatkan akses yang lebih leluasa dalam bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya. (mna)