RADARBEKASI.ID, BEKASI — Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat terus dilakukan Alfamart melalui program Alfamart Sahabat Posyandu. Sepanjang Juni 2026, program yang didukung PT Nestlé Indonesia ini digelar di 28 titik dan ditargetkan menjangkau sekitar 2.800 ibu dan anak.
Sejak diluncurkan pada awal 2023, Alfamart Sahabat Posyandu menjadi salah satu upaya memperluas akses layanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tumbuh kembang anak. Program ini dilaksanakan bersama dinas kesehatan dan kader posyandu setempat.
Selain pemeriksaan kesehatan, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pemenuhan gizi anak dan pola asuh yang mendukung tumbuh kembang optimal pada masa awal kehidupan.
Salah satu kegiatan berlangsung di gerai Alfamart Jalan Jampang, Kabupaten Bekasi, Senin (15/6). Sejak pagi, halaman gerai dipadati para ibu yang datang bersama anak-anak mereka untuk mengikuti pemeriksaan tumbuh kembang dan berbagai kegiatan edukatif.
Sebagai bentuk apresiasi, Alfamart bersama PT Nestlé Indonesia juga membagikan paket bingkisan kepada para peserta setelah rangkaian kegiatan selesai.
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah dijangkau.
“Melalui pemanfaatan gerai Alfamart yang berada dekat dengan lingkungan masyarakat, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh ibu dan anak. Program ini juga menjadi sarana edukasi agar orang tua semakin memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala,” ujar Rani.
Lanjutnya, Alfamart Sahabat Posyandu akan terus dilaksanakan secara rutin agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.
“Setiap bulan program ini terus berjalan dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Tidak hanya dari sisi kesehatan anak, tetapi juga peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi yang seimbang,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai layanan kesehatan dasar, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan anak, imunisasi sesuai jadwal, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi kesehatan dan gizi yang disampaikan langsung oleh kader posyandu maupun tenaga kesehatan setempat.
Rani menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi Alfamart untuk terus menghadirkan program yang relevan dan bermanfaat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan seperti ini masih sangat besar. Karena itu, kami terus berupaya memperluas jangkauan program dalam mendukung kesehatan ibu dan anak,” katanya.
Sementara, Senior Brand Manager Nestlé Indonesia, Sylvia Carmelia, menjelaskan bahwa di usia satu tahun, Si Buah Hati memerlukan nutrisi pelengkap yang dapat diperoleh dari susu. Diantaranya, nutrisi penting seperti DHA dan Zat Besi yang dapat membantu perkembangan otak. Produk Nestle Indonesia tidak mengandung sukrosa tambahan, yang menjadikannya pilihan yang lebih sehat. Selain itu, sangat penting untuk membaca label kemasan produk sebelum membeli.
“Sebagai merek susu yang berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak, kami ingin membantu orang tua dalam memilih nutrisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak,” ujar Sylvia.
Pihaknya berharap, edukasi yang diberikan pada program Alfamart Sahabat Posyandu dapat menjadi panduan praktis yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme juga dirasakan para peserta. Riyanah, yang datang bersama anaknya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain memperoleh layanan kesehatan, dirinya juga mendapatkan berbagai informasi baru yang bermanfaat.
“Senang karena anak bisa diperiksa tumbuh kembangnya dan saya juga mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan anak. Kegiatannya menarik dan pelayanannya baik,” katanya. (oke)











