Berita Bekasi Nomor Satu

Innalillahi! Nyawa Anak Bebi Romeo Hampir Melayang di Bali, Meisya Siregar: Kami Hampir Kehilangan…

Potret Bebi Romero dan Anak Laki-lakinya, Muhammad Bambang Arr Ray Bach. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Momen liburan keluarga yang seharusnya dipenuhi canda tawa bagi pasangan selebriti Meisya Siregar dan Bebi Romeo mendadak berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. Putra bungsu mereka, Muhammad Bambang Arr Ray Bach, nyaris kehilangan nyawa akibat terseret ombak besar saat bermain di bibir pantai kawasan Bali.

Kisah memilukan yang penuh kepanikan ini dibagikan langsung oleh Meisya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Bagi keluarga Meisya dan Bebi, suasana laut dan pantai sebenarnya bukanlah hal yang asing. Sejak kecil, Bambang sudah terbiasa beraktivitas di pantai, sehingga orang tuanya merasa cukup tenang dan percaya diri membiarkan sang anak bermain di sekitar area air. Namun, rasa aman tersebut justru menjadi celah kelengahan yang tak disangka-sangka.

“Hingga hari itu, hari ketika kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya,” tulis Meisya Siregar dalam unggahannya, dikutip Senin (20/7).

Situasi yang semula ceria seketika berubah menjadi mencekam ketika gulungan ombak besar mendadak datang dan menyapu tempat Bambang bermain.

“Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Ternyata Bambang terseret ombak,” lanjut Meisya menggambarkan kepanikan saat itu.

Beruntung, musibah tersebut tidak berujung tragedi. Aksi cepat dari pasangan sahabat mereka, Irvan Farhad (Baba) dan Hamidah Rachmayanti, yang berada di lokasi kejadian sangat membantu proses evakuasi. Kesigapan lifeguard lokal di pantai tersebut juga menjadi kunci utama Bambang berhasil diselamatkan dari ganasnya gulungan laut.

Baca Juga: Konflik Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Denny Sumargo Ingatkan Soal Dampaknya ke Anak

Meski sang putra selamat tanpa kurang suatu apa pun, insiden ini menyisakan trauma mendalam, khususnya bagi sang ayah, Bebi Romeo. Meisya mengungkapkan bahwa suaminya sangat terpukul dan terus menyalahkan dirinya sendiri atas kelengahan singkat tersebut.

“Sepenggal cerita di Bali yang cukup memukul buat kami. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa jadi ayah yang gagal,” ungkap Meisya dengan nada penyesalan.

“Kejadian ini menjadi penyesalan kami sebagai orang tua karena hanya dengan beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai.”

Mengambil hikmah dari musibah yang dialaminya, Meisya memberikan peringatan keras sekaligus pesan menyentuh kepada seluruh orang tua agar tidak pernah mengabaikan potensi bahaya saat berlibur di alam terbuka.

Ia mengingatkan bahwa seberapa sering pun kita mengunjungi suatu tempat, kekuatan alam tetap tidak bisa diremehkan.

“Jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu. Maafin Bunda sama Papa ya Nak,” tutupnya. (mna)