RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak 18 Bank Sampah di Kelurahan Jatiasih mulai bersaing menunjukkan kualitas pengelolaan lingkungan. Penilaian yang digelar selama dua hari, 11-12 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lurah Jatiasih Sakum Nugraha mengatakan, penilaian Bank Sampah tingkat kelurahan tidak semata-mata digelar untuk mencari pemenang. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kelembagaan Bank Sampah di setiap RW.
“Untuk meriahkan HUT RI, kita di Kelurahan Jatiasih melaksanakan Penilaian Lomba Bank Sampah Tingkat Kelurahan Jatiasih Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 11-12 Agustus 2026,” kata Sakum, Rabu (12/8).
Menurut dia, tim penilai tidak hanya melihat aktivitas pengumpulan sampah. Kualitas kelembagaan dan administrasi, operasional serta manajemen, hingga pengelolaan keuangan dan dampak ekonomi menjadi bagian yang diperhitungkan.
Penilaian juga menyasar sejauh mana Bank Sampah mampu melibatkan masyarakat dan memberikan dampak sosial. Aspek inovasi serta nilai tambah yang dihasilkan dari pengelolaan sampah turut menjadi pertimbangan untuk menentukan pemenang.
“Dari lima kriteria tersebut yang akan kita nilai. Dan pemenang akan diumumkan bersama lomba di tingkat Kecamatan,” ujarnya.
Untuk memastikan penilaian berjalan objektif, tim penilai melibatkan sejumlah unsur, yakni BSIP Kota Bekasi, UPTD Kebersihan, dan Kelurahan Jatiasih.
Sakum berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan. Keberadaan Bank Sampah di setiap RW diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi warga dalam menjaga kebersihan sekaligus mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai.
“Jangan lihat hadiahnya. Kita ingin warga masyarakat bisa berkolaborasi di Bank Sampah yang ada. Mari bersama wujudkan Jatiasih yang kreatif dan peduli lingkungan,” tandasnya. (pay)











