Berita Bekasi Nomor Satu

Skrining Kesehatan Calhaj di Puskesmas Kotabaru, Tiga Jemaah Dirujuk ke RSUD

PEMERIKSAAN: Puskesmas Kotabaru saat melakukan kesehatan calon jemaah haji. FOTO ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Puskesmas Kotabaru merujuk tiga calon jemaah haji (calhaj) ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Rujukan dilakukan agar ketiganya mendapat penanganan dan observasi medis lebih lanjut sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji tahun depan.

Kepala Puskesmas Kotabaru, Dedi Damhudi, mengatakan ketiga calhaj tersebut merupakan bagian dari 32 orang yang telah menjalani pemeriksaan dari total sasaran 52 jemaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Azhar. Pemeriksaan berlangsung di Puskesmas Kotabaru, Kamis (22/10/2026).

“Dari 32 orang yang sudah diperiksa, ada tiga jemaah yang terpaksa kami rujuk ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) untuk mendapatkan penanganan dan observasi medis lebih lanjut,” ucapnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting untuk mengetahui kondisi fisik calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Skrining dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pemeriksaan tersebut melibatkan tiga tenaga kesehatan Puskesmas Kotabaru, yakni dr. Ria Fransiska Harianja, Eka Anita Sari, dan Popy Rakasiwi. Selain pemeriksaan dasar, petugas juga menelusuri riwayat penyakit jemaah untuk memperoleh gambaran kondisi kesehatan mereka.

“Pemeriksaan kesehatan ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh jemaah bugar,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, pemeriksaan akan terus dilanjutkan hingga seluruh sasaran terlayani. Sejumlah jemaah belum menjalani skrining, termasuk dua orang yang masih berada di Bogor sehingga perlu dijadwalkan ulang.

“Bagi jemaah yang belum diperiksa, termasuk yang saat ini masih berada di luar kota, akan segera dijadwalkan ulang untuk datang langsung ke Puskesmas Kotabaru. Prinsipnya, tidak boleh ada satu pun jemaah yang terlewat dari skrining kesehatan ini,” pungkasnya. (pay)