Berita Bekasi Nomor Satu

Tol Cibitung-Cilincing Dorong Perekonomian Masyarakat

GERBANG TOL: Foto udara Jalan Tol Gabus yang telah rampung pengerjaannya, di Desa Srijaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (6/7). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Selesainya pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing, di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Hal itu mengingat jalan tol dengan panjang mencapai 34,77 Km ini, memiliki dua Gerbang Tol (GT) di Kabupaten Bekasi, yakni di Kecamatan Tambun Utara dan Tarumajaya.

Camat Tarumajaya, Dede Mauludin mengatakan, pintu tol Cibitung-Cilincing salah satunya berada di Kecamatan Tarumajaya. Pada prinsipnya, dengan adanya GT di Tarumajaya, disambut gembira oleh masyarakat, karena jalan tol salah satu infrastruktur yang bisa membantu masyarakat bisa lebih cepat dalam beraktivitas kemana-mana.

“Jelas ini akan berdampak secara ekonomis. Kenapa, dulu orang yang mau ke Tarumajaya sedikit tertutup, lewat sisi selatan, baik dari Babelan maupun Medan Satria, Kota Bekasi, sekarang bisa langsung, karena GT itu masuk ke tengah-tengah kota Tarumajaya,” ujar Dede kepada Radar Bekasi, Rabu (6/7).

Menurutnya, secara otomatis akan meningkatkan dampak ekonomi. Contoh kecilnya, harga tanah yang sebelumnya tidak seberapa, sekarang luar biasa (meningkat). Kemudian investor akan bertambah, berdasarkan data para investor sudah pada masuk. Kenapa? karena melihat akses yang ada sekarang, jelas sangat berpengaruh.

“Gerbang tol ini sangat memudahkan, jadi semuanya otomatis akan ada peningkatan. Contohnya, harga tanah meningkat, dan investor akan masuk,” terang Dede.

Meski demikian, dirinya tidak bisa memungkiri ada dampak negatif dengan adanya GT Gabus di Tarumajaya. Seperti, akan ada titik-titik kemacetan baru, karena jalanan di luar tol itu masih kecil (sempit), dan memang jalan desa. Walaupun memang, rencana untuk pelebaran jalan sudah ada dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Informasinya, sudah ada rencana pembebasan untuk pelebaran jalan,” bebernya.

Hal senada disampaikan Camat Tambun Utara, Najamuddin. Ia menuturkan, tol Cibitung-Cilincing mempermudah akses masyarakat Tambun Utara, untuk kemana-mana. Misalnya ke Jakarta, Bandung, Jawa, dan yang lainnya.

“Jadi, sangat diuntungkan dengan adanya pintu tol di Kecamatan Tambun Utara,” bebernya.

Tambun Utara merupakan zona kuning, yakni perumahaan, yang memang sudah ada sebelum adanya pintu tol. Meski demikian, dirinya berharap dengan adanya GT Gabus, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Nilai jual tanah akan meroket, mungkin bisa tiga lipat dari sekarang. Yang jelas, ekonomi dan investasi akan tumbuh. Mungkin nanti ada perumahaan skala besar, termasuk peluang kerja untuk masyarakat di Tambun Utara,” harapnya. (pra)