Berita Bekasi Nomor Satu

Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Baru Cikarang Laris Manis

BERBURU SERAGAM: Sejumlah warga berburu seragam sekolah di Pasar Baru Cikarang, Minggu (12/7). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Momen tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pekan ini mendongkrak omzet pedagang seragam sekolah di Pasar Baru Cikarang hingga 50 persen. Tingginya permintaan membuat stok sejumlah ukuran seragam untuk siswa baru mulai menipis, bahkan beberapa di antaranya telah habis terjual.

Salahsatu pemilik toko seragam di Pasar Baru Cikarang, Herlina, mengatakan permintaan seragam mulai meningkat dalam hampir dua bulan terakhir. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan tahun ini mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Sekarang yang banyak dicari seragam anak-anak SD, SMP, sama SMA yang baru masuk. Banyak yang sudah kosong karena permintaannya tinggi,” kata Herlina, Minggu (12/7).

Menurutnya, dalam sepekan tokonya mampu menjual ratusan potong seragam. Selain melayani pembelian eceran, ia juga memasok seragam ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Yang jelas sudah ratusan potong keluar. Bukan hanya untuk warga sekitar, tapi juga dikirim ke berbagai pasar di Bekasi. Kalau ngirim sudah pakai karungan, jadi bingung menghitungnya,” tambahnya.

Tingginya permintaan membuat aktivitas perdagangan di tokonya semakin sibuk. Namun, di sisi lain pedagang juga menghadapi kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi. Meski begitu, Herlina mengaku hanya menaikkan harga jual sekitar Rp2.000 per potong agar tidak membebani pembeli.

Saat ini, harga seragam masih relatif stabil. Seragam atasan SD dijual mulai Rp50 ribu per potong, sedangkan celana atau rok dibanderol mulai Rp70 ribu. Untuk seragam SMP dan SMA, harga menyesuaikan jenis serta ukuran pakaian.

Herlina berharap pasokan bahan baku tetap lancar agar produksi tidak terganggu. Menurutnya, kebutuhan seragam diperkirakan masih tinggi hingga hari pertama masuk sekolah.

“Sangat meningkat sekali, pokoknya ramai. Sudah hampir dua bulan berjalan terus begini. Sekarang barang juga sudah banyak yang kosong karena permintaannya tinggi,” pungkasnya. (ris)