RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ibnuh Hajar, mengimbau masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai agama menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), terlebih karena berlangsung di momen Ramadan.
Di tengah hingar-bingar kontestasi Pilkades, para bakal calon diharapkan tetap mengedepankan politik yang santun dan bijak dalam meraih simpati masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, baik yang mau mencalonkan Pilkades maupun BPD atau pun juga sebagai pendukungnya, bahwa momen Ramadan ini kita jadikan sebuah ajang berpolitik yang santun, berpolitik yang bijak, yang dewasa, dan jadi politik sejati dengan mengedepankan nilai-nilai agama,” ujar politikus PKB itu, kepada Radar Bekasi, Senin (23/2).
Seperti diketahui, pada Agustus 2026 mendatang, Kabupaten Bekasi akan menggelar Pilkades serentak di 154 desa. Saat ini, geliat kontestasi sudah mulai terlihat dengan maraknya bakal calon yang memasang baliho sosialisasi di sejumlah wilayah.
Menurut Ibnuh, pendekatan kepada masyarakat merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar cara-cara yang ditempuh tetap menjunjung tinggi kesantunan dan nilai keagamaan.
“Pada prinsipnya silahkan saja melakukan sesuatu pendekatan kepada masyarakat, tetapi nilai-nilai kesantunan, keagamaan. Jangan sampai kita berpolitik mencederai nilai-nilai Ramadan. Jadi harus kita kedepankan politik islami, politik yang tidak saling menjatuhkan. Mari kita sama-sama menghargai perbedaan,” tegas mantan Kades Samudrajaya tiga periode ini. (pra)











