Berita Bekasi Nomor Satu
Bisnis  

Nina Bersyukur Pengobatan Cellulitis Anaknya Dijamin BPJS Kesehatan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Banyak masyarakat yang telah merasakan langsung manfaat dari Program JKN, salah satunya yang dirasakan oleh Nina Indriani (28).

Saat ditemui pada Senin (26/1), Nina menceritakan pengalamannya berobat menggunakan BPJS Kesehatan ketika anaknya didiagnosis mengalami cellulitis dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Awalnya itu anak saya main bola di depan rumah, kakinya luka lalu beberapa hari kemudian demam. Sudah seminggu, saya kasih obat penurun panas tapi tidak tuntas juga demamnya, naik turun terus. Saya perhatikan di atas mata kaki anak saya itu bengkak, kemerahan, nyeri dan di daerah kulit itu terasa panas kalau dipegang. Saya kira keseleo tapi makin lama bengkaknya makin besar dan ada nanah di tempat yang bengkak itu,” cerita Nina.

Melihat anaknya sudah kesakitan, Nina langsung membawanya ke UGD. Sampai di UGD anaknya langsung diperiksa dan menjalani beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan darah dan CT Scan. Dokter mengatakan bahwa anaknya mengalami cellulitis dan harus segera menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi kakinya sudah parah.

“Dokter bilang anak saya mengalami cellulitis, yaitu infeksi pada jaringan kulit yang tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Dokter menjelaskan bahwa infeksi di kakinya sudah parah, jadi harus segera dioperasi,” lanjut Nina.

Nina merasa tenang ketika mengetahui bahwa seluruh biaya pengobatan anaknya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Tidak hanya biaya operasi saja yang dijamin oleh BPJS Kesehatan, tapi juga seluruh biaya perawatan, mulai dari sebelum operasi dan sesudah operasi. BPJS Kesehatan juga menjamin biaya fisioterapi anaknya sampai dengan sembuh dan dapat berjalan kembali.

“Alhamdulillah, untungnya semua biaya pengobatan anak saya mulai dari masuk rumah sakit tanggal 21 November 2025 sampai dengan tanggal 1 Desember 2025 semua dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pelayanan di rumah sakit juga sangat baik, perawatan anak saya tidak dibedakan dengan pasien lain. Setelah pulang dari rumah sakit, anak saya harus menjalani fisioterapi seminggu dua kali, itupun tidak dikenakan biaya juga,” cerita Nina.

Nina berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus meningkatkan kualitas layanan agar semakin baik, semakin cepat, dan semakin nyaman bagi seluruh peserta.

Nina juga berharap agar masyarakat semakin sadar untuk selalu menjaga agar kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif, karena manfaatnya benar-benar nyata dan sangat membantu saat kita berada dalam situasi sakit yang tidak terduga. (*)