RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Siti Qomariyah, mengumpulkan pengurus DPC dari 23 kecamatan dalam rapat konsolidasi, Minggu (17/5).
Rapat tersebut digelar untuk menindaklanjuti surat perintah DPW Partai NasDem Jawa Barat terkait percepatan pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di tingkat desa dan kelurahan.
Perempuan yang akrab disapa Siqom itu menyiapkan hadiah bagi tiga DPC tercepat dalam pembentukan DPRt. Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi para pengurus di tingkat kecamatan.
“Itu bentuk apresiasi saya selaku ketua agar memacu teman-teman lebih semangat kerjanya. Insya Allah motor listrik saya janjikan, buat dia keliling, siapa yang cepat dia akan berhak menerima hadiah itu,” ujar Siqom, kepada Radar Bekasi usai memimpin rapat, Minggu (17/5).
Politisi yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu menegaskan, pihaknya tidak hanya menerima daftar nama pengurus DPRt, tetapi juga akan melakukan verifikasi langsung kepada para pengurus yang diusulkan.
“Kita tidak hanya menerima catatan saja, tapi kita verifikasi juga langsung ke orangnya. Menurut saya ini penting karena untuk persiapan 2029, mengingat DPRt ini berbasis TPS,” ucapnya.
Pekan lalu, Siqom mengaku telah lebih dulu mengumpulkan pengurus DPD untuk membentuk tim verifikasi. Dalam rapat bersama DPC kali ini, ia kembali memberikan tugas kepada pengurus kecamatan agar segera menyusun kepengurusan DPRt di wilayah masing-masing.
“Saya pun ngasih PR ke teman-teman DPC agar segera dibentuk, kalau yang sudah tersedia sesuai kebutuhan, harus melapor ke DPD, nanti disitu saya akan menindaklanjuti hasil pembentukannya. Disitu juga nanti ada tim verifikasi dari DPW,” tuturnya.
“Saya nanti di situ mengawasi, sejauh mana kesungguhan dari teman-teman kita yang ada di masing-masing kecamatan. Saya berharap tugas ini dijalankan, bukan hanya siap,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Tuti Nurcholifah Yasin, mengatakan pembentukan DPRt dilakukan sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Menurut dia, struktur DPRt di tingkat desa dan kelurahan ditargetkan sudah terbentuk sebelum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Agustus 2026.
“Jadi nanti semuanya itu berbasis TPS, agar ketika kita mencari saksi sudah lengkap dari masing-masing DPRt,” katanya.
Tuti menjelaskan, DPW bertugas melakukan supervisi, sementara DPD Kabupaten Bekasi menjadi tim verifikator. Adapun DPC bertugas melakukan verifikasi administratif dan faktual terhadap calon pengurus DPRt.
“Setelah itu DPW akan meng-crosscheck ulang, apakah orangnya sesuai identitas, apakah keterwakilan perempuan 30 persen sudah terpenuhi atau belum, dan sebagainya,” jelasnya.
Ia juga mendorong agar struktur DPRt diisi kalangan Gen Z dan milenial. Sebab, pada Pemilu 2029 mendatang, pemilih pemula dan milenial diperkirakan mencapai sekitar 67 persen.
“Target rampungnya itu sebelum bulan Agustus, karena rakornas itu diselenggarakan di bulan Agustus di Jawa Barat. Jadi kita targetnya bulan Juni sudah selesai, sehingga bulan Agustus sudah bisa kita laporkan untuk Kabupaten Bekasi,” jelasnya. (adv/pra)











