RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor dan pengusaha Haykal Kamil mengaku mengalami kejadian tidak menyenangkan saat berada di Lampung.
Pengalaman tersebut menjadi perhatian publik setelah ia membagikan cerita melalui media sosial pribadinya. Menariknya, kejadian yang dialaminya berkaitan dengan pernyataan yang pernah ia sampaikan beberapa tahun lalu mengenai kondisi keamanan di wilayah tersebut.
Jika sebelumnya Haykal pernah menyebut Lampung sebagai salah satu daerah yang rawan aksi kriminalitas jalanan, kini ia mengaku merasakan langsung menjadi korban kejahatan. Namun, bukan kendaraan atau barang berharga yang hilang, melainkan bahan bakar solar dari truk yang dibawanya dari Jakarta ke Lampung.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Haykal mengungkapkan rasa herannya atas kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa seluruh solar di dalam tangki truk miliknya dikuras habis oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
“Baru kali ini ngerasain begal di Lampung. Solar kayaknya lagi sulit nih, sampai tangki truk digasak. Stay safe guys,” tulis Haykal Kamil, dikutip pada Selasa (9/6).
Menurut Haykal, aksi pencurian tersebut cukup mengejutkan karena kendaraan diparkir di lokasi yang berada di pinggir jalan raya dan masih dilalui banyak kendaraan.
Ia mengaku tidak menyangka pelaku berani melakukan aksinya di tempat yang relatif terbuka dan berpotensi disaksikan oleh pengguna jalan lainnya.
Meski demikian, Haykal bersyukur karena pelaku hanya mengambil bahan bakar solar dan tidak membawa barang lain yang ada di kendaraan tersebut. Ban cadangan maupun aki truk dilaporkan masih berada di tempat dan tidak mengalami kehilangan.
“Ini sinting sih. Untungnya cuma solarnya doang yang diambil, ban serep dan akinya juga masih ada. Sumatera keras Bung!,” ujar Haykal Kamil.
Haykal kemudian menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya. Saat itu, ia datang ke Lampung bersama sejumlah anggota tim untuk menggelar sebuah kegiatan bazar di kawasan Mall Kartini.
Baca Juga: Via Vallen Klarifikasi Penjualan Aset, Tegaskan Bukan Karena Bangkrut: Aku Nggak BU BU Amat!
Setelah tiba di lokasi, mereka mencari tempat menginap untuk beristirahat sebelum melanjutkan aktivitas pada keesokan harinya.
Setelah mendapatkan penginapan, dua kendaraan yang mereka gunakan diparkir di tepi jalan. Satu kendaraan berupa mobil minibus dan satu lagi truk yang digunakan untuk mengangkut perlengkapan kegiatan. Truk tersebut diparkir di bagian depan, sementara kendaraan lainnya berada di belakang.
“Setelah mendapatkan penginapan, terus kita parkir mobil. Ada dua kendaraan, satu mobil minibus, satu lagi mobil truk gitu. Yang truknya kita taruh di depan” cerita Haykal Kamil.
Karena waktu sudah menunjukkan hampir pukul 01.00 dini hari, Haykal dan tim merasa situasi aman sehingga memutuskan untuk beristirahat. Namun, keesokan paginya mereka dikejutkan dengan kondisi tangki bahan bakar truk yang sudah dirusak.
Saat melakukan pemeriksaan, mereka menemukan tangki solar telah dijebol oleh pelaku. Tidak hanya mengalami kerusakan fisik, seluruh isi tangki juga dilaporkan telah habis dikuras.
“Tangki solar dijebol, rusak. Ini tangkinya sudah kosong,” kata Haykal Kamil seraya memperlihatkan kendaraan dan suasana jalan raya.
Haykal bahkan memperlihatkan kondisi kendaraan tersebut dalam video yang diunggahnya. Rekaman tersebut menunjukkan bagian tangki yang rusak serta lokasi parkir kendaraan yang berada di pinggir jalan raya.
Dalam unggahan lain, Haykal mengaku menerima banyak respons dari masyarakat setelah membagikan pengalaman tersebut. Sejumlah warga dan pengguna media sosial menghubunginya untuk menceritakan kejadian serupa yang pernah mereka alami di Lampung.
Menurut Haykal, banyak pihak mengungkapkan keresahan terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut. Beberapa di antaranya bahkan menilai bahwa persoalan kriminalitas telah menjadi perhatian serius yang perlu segera ditangani oleh pihak terkait.
“Agak kaget ternyata banyak yang merasakan keresahan ketika gue mengalami kemalingan solar, dan bilang isu keamanan di Lampung memang sudah di titik mengkhawatirkan,” katanya.
Mendengar berbagai keluhan tersebut, Haykal berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian lebih terhadap isu keamanan di Lampung.
Ia menilai langkah-langkah peningkatan pengawasan dan penegakan hukum perlu dilakukan agar masyarakat maupun pendatang merasa lebih aman saat beraktivitas di wilayah tersebut.
Kejadian yang dialami Haykal Kamil pun menjadi pengingat bagi para pemilik kendaraan, khususnya kendaraan berbahan bakar solar, untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan dalam waktu lama, terutama di area terbuka yang minim pengawasan. (mna)











