RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Rasa kehilangan yang mendalam masih menyelimuti hati aktris Tamara Tyasmara setelah kepergian putra tercintanya, Raden Andante Khalif Pramudityo atau yang akrab disapa Dante. Kerinduan yang tak pernah benar-benar hilang itu kembali menyeruak ketika Tamara mengaku mengalami mimpi yang begitu nyata hingga membuatnya sulit membedakan antara mimpi dan kenyataan.
Melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada Rabu (22/7/2026), Tamara menceritakan bahwa dalam mimpinya ia kembali menghabiskan waktu bersama Dante layaknya seorang ibu dan anak yang tengah menikmati hari bersama.
Mereka berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, bermain di area playground, hingga Dante meminta dibelikan pakaian di sebuah toko tertentu. Yang membuat Tamara terkejut, sang putra bahkan menyebutkan secara jelas nama toko yang ingin mereka datangi.
“(Kami) jalan di mall, main playground, terus dia minta dibeliin baju bahkan nyebutin nama tokonya,” tulis Tamara di Threads.
Menurut Tamara, mimpi tersebut terasa sangat nyata dan penuh detail. Ia masih mengingat dengan jelas ekspresi wajah Dante, pakaian yang dikenakannya, hingga setiap momen kebersamaan yang mereka lalui. Selama berada di dalam mimpi itu, Tamara merasakan kebahagiaan yang sudah lama tak ia rasakan sejak kehilangan sang buah hati.
Sayangnya, kebahagiaan tersebut hanya berlangsung sesaat. Ketika terbangun dari tidurnya, Tamara kembali dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa semua itu hanyalah mimpi. Rasa rindu yang begitu besar membuatnya tak kuasa menahan kesedihan karena harus kembali menerima kenyataan bahwa Dante telah tiada.
Didorong rasa penasaran sekaligus kerinduan yang semakin mendalam, Tamara kemudian memutuskan untuk mencari toko pakaian yang sempat disebutkan Dante dalam mimpinya. Tanpa diduga, toko tersebut benar-benar ada di dunia nyata. Pengalaman itu pun menjadi awal dari kejadian yang menurutnya sulit dijelaskan dengan logika.
Baca Juga: Detik-detik Tantri Kotak Dipeluk Pria Tak Dikenal, Diduga dalam Pengaruh Minuman Keras!
Sesampainya di toko tersebut, Tamara dibuat semakin terkejut. Ia menemukan pakaian dan celana yang bentuknya sama persis dengan busana yang dikenakan Dante saat hadir dalam mimpinya.
Penemuan itu membuat perasaannya campur aduk. Ia mengaku tak mampu memastikan apakah semua itu hanyalah kebetulan atau justru sebuah pertanda yang tak dapat dijelaskan.
Meski tidak mengetahui makna di balik pengalaman tersebut, Tamara menganggap pertemuannya dengan Dante dalam mimpi sebagai momen yang sangat berharga. Baginya, meski hanya berlangsung sesaat, mimpi itu menjadi kesempatan untuk kembali merasakan kebersamaan dengan putra tercinta yang telah lama dirindukannya.
“Masih enggak ngerti itu cuma kebetulan atau apa? Rasanya cuma pengen balik ke mimpi itu saja, walaupun cuma sebentar tapi seenggaknya di sana aku masih bisa jalan bareng sama kakak Dante. Al Fatihah,” tulis Tamara dalam unggahannya.
Sebagai informasi, Raden Andante Khalif Pramudityo meninggal dunia pada 27 Januari 2024 setelah insiden tragis di sebuah kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kasus yang awalnya diduga sebagai peristiwa tenggelam kemudian berkembang menjadi perkara pidana. Mantan kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi, dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana dengan menenggelamkan Dante di kolam renang. Atas perbuatannya, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Yudha Arfandi. (mna)










